Sekolah Terapkan E-Raport di Tahun 2020

Banyuasin-Pesatnya perkembangan era globalisasi dan Ilmu teknologi lambat laun berdampak semua sektor. Sektor pendidikan pun ke depannya tak akan lagi menggunakan rapot digital atau E-Raport.

Dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segerah menginstruksikan kepda Kepala Sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP se-Kabupaten Banyuasin untuk mengganti Raport dengan Rapot Digital mulai semester depan. Dikarenakan Dinas pendidikan dan Kebudayaan sudah mengirim peserta untuk pelatihan E-raport.

Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembina Sekolah Dasar (SD) A Ihwani, SPd melalui Kepala Seksi Kurikulum dan Pembinaan Karakter Rahmad mengatakan bahwa, mulai tahun 2020 semua sekolah harus menggunakan E-Raport untuk tingkatkan sekolah dasar dan memang sudah ada beberapa sekolah yang sudah dilakukan uji coba,  namun untuk semester berikutnya akan dilakukan serentak baik sekolah negeri maupun sekolah swasta.

“Kebijakan tersebut dilakukan untuk memangkas anggaran pembuatan raport yang cukup menyerap dana besar dan juga berkas-berkas surat baik disekolah maupun dinas berangsur menggunakan digital. Selain efisien anggaran, era sekarang ini adalah era IT  dimana satu demi satu berubah menggunakan IT. Kita juga harus mengikuti kecanggihan zaman. E-raport ini rencanaya akan disosialisasikan ke sekolah-sekolah”.jelasnya.

“makanya akan dilakukan bimbingan terhadap sejumlah guru tentang penggunaan E-Raport yang pertama kali akan dilakukan oleh sekolah di Kabupaten Banyuasin. Dan ini merupakan kebijakan baru yang diwacanakan tahun 2020 nanti,”ungkapnya.

“E-Raport ini diperuntukan semua mata pelajaran karena memang sudah menjadi tuntutan bagi kemajuan zaman, dari itu semua guru di Banyuasin harus paham ilmu teknologi (IT) kedepan nanti, sehingga bisa menerapkan E-Raport.”pungkasnya.