Pemkab Banyuasin MoU kerja sama layanan media digital ANTARA

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, membuat nota kesepahaman (MoU) kerja sama layanan media digital dengan Kantor Berita ANTARA.

Penandatanganan kontrak kerja ini dilakukan Bupati Banyuasin H Askolani dan Direktur Keuangan, SDM dan Umum Perum LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi di Wisma Antara, Jakarta, Jumat (30/8). Hadir juga Bupati Muara Enim Ahmad Yani dan Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Timur Syaril yang juga melakukan kerja sama serupa.

Direktur IMQ LKBN ANTARA Darmadi mengatakan kerja sama ini akan direalisasikan dalam bentuk penyediaan layanan informasi menggunakan alat i-media (TVC indoor) dan layar dalam ruang (LED).

“Nanti pemerintah kabupaten/kota tinggal menentukan saja titik pemasangan LED-nya, yang tentunya di tempat keramaian. Kami akan melakukan survei, dan pemkab yang mengurus izinnya,” kata dia

Ia mengatakan nantinya i-media tersebut akan berisikan konten informasi berupa text, foto dan video produksi ANTARA dengan komposisi 40 persen konten Kabupaten Banyuasin dan 60 persen berisikan konten berita nasional.

“Sejauh ini sudah ada beberapa kabupaten/kota yang sudah memasang i-media, target kami ada 50 pemerintahan daerah yang bekerja sama tahun ini,” kata dia.

Sementara itu Direktur Keuangan, SDM dan Umum Nina Kurnia Dewi mengatakan ANTARA yang memiliki peran sebagai BUMN dan Humas negara memiliki kewajiban menyampaikan informasi ke masyarakat mengenai kinerja pemerintah.

Bagi Pemerintah Kabupaten, hal ini juga sejalan karena menilai kinerja pemerintah di daerah juga sepatutnya diekspos.

“Saat ini kita semua memiliki agenda besar, yakni menangkis berita bohong (hoaks), caranya ya salah satunya dengan kerja sama ini,” kata dia.

Oleh karena itu pada 2019-2023, IMQ sebagai anak perusahaan ANTARA ditargetkan dapat memasang 5.000 unit LED i-media (indoor) dan 600 unit LED i-media (outdoor).

Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani mengatakan kerja sama ini sangat menguntungkan bagi kabupatennya karena sama sekali tidak menggunakan APBD.

“Kami di daerah itu bekerja setiap hari, tapi jika tidak diinformasikan ke masyarakat maka mereka tidak akan tahu bahwa sebenarnya pemerintah berbuat untuk rakyat,” kata H. Askolani,

Askolani berharap melalui kerja sama ini dapat mempromosikan potensi daerah, baik bidang investasi maupun pariwisata karena ANTARA memiliki jaringan ke mesia massa nasional (sebagai pelanggan) dan internasional.

( Diskominfo PKP/ Rel )