Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin Meresmikan Ground Breaking Lanjutan Pembangunan Jembatan Rantau Bayur

RANTAU BAYUR — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru Bersama Bupati Banyuasin H. Askolani akhirnya meresmikan Ground Breaking lanjutan pembangunan jembatan di Desa Tebing Abang, Sabtu (3/10/2020).

Jembatan ini mangkrak pembangunannya sejak tahun 2007 lalu itu diharapkan dapat menjadi jalan alternatif penghubung Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muara enim.

Gubernur Herman Deru menyebut Pemprov Sumsel telah menganggarkan dana sedikitnya Rp37 miliar untuk melanjutkan kembali pembangunan jembatan tersebut. “Saya targetkan ini selesai akhir tahun 2021,” kata HD.

Jembatan Rantau Bayur ini akan berdampak pada murahnya biaya operasional masyarakat dalam pendistribusian bahan pangan.

“Apalagi disini mayoritas penduduknya petani, tentu jembatan ini akan membantu masyarakat dalam pendistribusian produk yang dihasilkan dari pertanian itu. Biaya yang dikeluarkan juga akan lebih murah dan akses pengiriman akan lebih cepat. Sehingga akan mendongkrak ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Dia juga menekankan, jika pembangunan jembatan dan jalan tersebut telah rampung, lahan pertanian yang berada di sisi jalan tidak dialih fungsikan.

“Namun saya minta lahan pertanian di sekitar jembatan dan jalan ini tidak dialih fungsikan untuk kegiatan lain. Pertanian ini marwah Sumsel yang harus terus ditingkatkan. Pertanian dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan,” jelasnya.

Gubernur HD menegaskan, pembangunan yang fokus dilakukannya selama ini, semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.

“Apapun pembangunan yang dilakukan harus bermuara untuk kesejahteraan masyarakat. Masyarakat juga saya minta untuk mendukung dengan turut memperhatikan keselamatan para pekerja jembatan ini sehingga nantinya jembatan ini bisa selesai dengan baik,” imbuhnya.

Diketahui, Dibawah Komando Bupati Banyuasin H. Askolani dan Wabup Slamet yang telah bertekad dan berupaya untuk melanjutkan kembali pembangunan jembatan Rantau Bayur ini.

Bahkan Pemkab Banyuasin pun telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum  untuk penyelesaian pembangunan jembatan yang akan menjadi Segitiga emas di Banyuasin.

“Diberikan atau tidak bantuan dari pemerintah pusat, jembatan ini harus kita selesaikan. Pemprov Sumsel telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunannya,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani Jasi mengatakan, pihaknya memang telah lama ingin melakukan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Hanya saja, minimnya anggaran membuat upaya tersebut belum terealisasi.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah membantu. Apalagi Pak Gubernur menargetkan tahun 2021 jembatan ini sudah bisa diseberangi. Tentu kami memastikan ini bermanfaat untuk masyarakat,”

Dia meyakini, jembatan tersebut nantinya mampu memberikan kontribusi untuk mendongkrak ekonomi.

Sebab, jika jembatan dan jalan telah selasai dibangun, bukan tidak mungkin kawasan tersebut akan menjadi segitiga emas bagi Kabupaten Banyuasin.

“Ini tidak hanya akan menghubungkan antara Kabupaten Banyuasin dan Muara Enim tapi juga terhubung ke Kota Prabumulih. Tentu kawasan ini akan jadi segitiga emas bagi Banyuasin,” Pungkasnya.