Gemakan Penyiaran Sehat Melalui Radio dan TV di Era Internet, Dirgen IKP Kemenfo RI Buka Rakornas LPPL Radio dan TV Indonesia

Jakabaring – Sinergi Radio dan Televisi akan terus digemakan dalam mewujudkan penyiaran Sehat di Era Internet. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jendral IKP Kementerian Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia, Prof. Widodo Mukhtyo sekaligus membuka Rakornas LPPL Radio dan TV Indonesia yang digelar di Whydham Hotel, Jakabaring, Kabupaten Banyuasin, Kamis (27/02).

Dirgen IKP Kemenfo RI, Prof. Widodo Mukhtyo memaparkan faktor penciptaan penyiaran sehat dapat dilihat dari regulasi yakni implementasi kode etik jurnalistik, pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran, pemberian sanksi.

“Faktor produksi berupa komitmen dan profesionalisme awak dan pekerja media, kesadaran dan tanggungjawab sosial media, kesungguhan melakukan internal sensor dan faktor konsumsi yakni sikap aktif dan kritis publik, perilaku dan selera masyarakat, sinergi dan aktifisme kelompok masyarakat peduli penyiaran,” paparnya.

“Hal-hal inilah yang harus menjadi concern bagi Pemerintah selaku penyelenggara pengawasan dalam penyampaian informasi yang baik melalui media Radio dan Televisi agar kedepan tercipta kualitas informasi yang baik dan edukatif bagi masyatakat,” jelasnya.

Hal yang samapun disampaikan oleh Ketua Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio dan Televisi Indonesia, Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA, bahwa Asosiasi ini adalah salah satu wadah dan alat pemantau untuk berita-berita yang berkembang di masyarakat.

“Peran aktif Asosiasi juga sangat diperlukan sebagai mitra negara dalam mengontrol dan menyeimbangkan berita yang beredar. Saya mengajak untuk insan LPPL Radio dan TV untuk aktif memantau dan melaporkan berita Hoax yang tersebar agar peran insan LPPL benar-benar terlihat nyata,” tegasnya.

“Dalam kesempatan ini juga Asosiasi akan membahas AD/ART dalam penguatan anggaran Asosiasi dan juga evaluasi atas program-program yang telah atau belum dikerjakan. Besar harapan kami akan tercapai satu kesatuan kekuatan Asosiasi yang berperan lebih jauh dalam menciptakan informasi yang baik,” tandasnya.

Turut hadir Ketua Dewan Pengawas RRI, Masran Rauf dan Anggota Asosiasi LPPL Radio dan Televisi Indonesia. (Diskominfo/PKP)