Delapan Fraksi DPRD Banyuasin, Apresiasi Prestasi yang Diakui Nasional

Pangkalan Balai – Delapan Fraksi DPRD Kabupaten Banyuasin mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas keberhasilan Bupati Banyuasin H Askolani dan Wabup H Slamet beserta jajaran dalam menoreh sejumlah prestasi yang diakui secara nasional. Prestasi yang diapresiasi para wakil rakyat tersebut diantaranya keberhasilan Banyuasin sebagai produsen beras nomor 4 nasional, nomor 1 di Pulau Sumatera dan Provinsi Sumsel, kemudian pengakuan Pemerintah Pusat dengan dicapaikanya WTP 9 Kali berturut-turut.

Tidak hanya itu, ke 8 Fraksi juga mengapresiasi keberhasilan Bupati beserta jajaran yang berhasil meningkatkan pendapatan daerah sebesar Rp 2.449.783.048.210,61 atau 102,84 persen, dari target pendapatan tahun anggaran 2019 yang ditetapkan sebesar Rp 2.382.105.056.708,32. Dan Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan daerah tahun 2018 menunjukan adanya peningkatan pendapatan sebesar Rp 369.134.038.215,56.

Ke 8 Fraksi tersebut, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi PAN, Fraksi PKS, Fraksi Hanura Demokrat dan Fraksi PNKI.

Dalam paripurna DPRD Banyuasin dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, Senin (13/7) yang dipimpin Ketua DPRD Irian Setiawan, Wakil Ketua I Sukardi, Waka II Noor Ismatudin, Wakil III Ahmad Zarkasi. Juga dihadiri Bupati H Askolani, Wabup H Slamet, Sekda HM Senen Har dan Kepala OPD.

Juru bicara Fraksi Golkar Suis Tiqlal Effendi, menegaskan bahwa Fraksi Golkar sangat mengapresiasi atas pencapaian WTP yang diperoleh Kabupaten Banyuasin, ini tercatat dalam sejarah 18 tahun Kabupaten Banyuasin dimana 11 tahun mampu mempertahan prestasi WTP. Ini bukti komitmen pemerintah dalam menerapkan transparasi anggaran dan harapan fraksi Golkar terus dapat dipertahankan.

Fraksi Golkar juga mengapresiasi peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp 2.449.783.048.210,61 atau 102,84 persen, dari target pendapatan tahun anggaran 2019 yang ditetapkan sebesar Rp 2.382.105.056.708,32. Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan daerah tahun 2018 menunjukan adanya peningkatan pendapatan sebesar Rp 369.134.038.215,56.

“Kami fraksi golkar memahami dan bangga atas pencapaian dan keberhasilan ini semua, “kata Suis.

Jubir Fraksi PDIP Jufriyadi menegaskan bahwa Fraksinya mengapresiasi atas opini WTP ke 9 kali dan ditetapaknya Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional dengan produsen beras nomor 4 nasional, nomor 1 di Pulau Sumatera dan Provinsi Sumsel.

“Kami mendorong untuk peningkatkan anggaran dalam sektor produktifitas pertanian, sehingga Banyuasin makin maju dalam sektor pertaniannya, “katanya.

Begitu juga, Jubir Fraksi Gerinda Sunarno,
Jubir FPKB Noprizal Teguh, Jubir Fraksi PAN Tismon Sugiarto Jubir Fraksi PKS Sumarno, Jubir Fraksi Hanura Demokrat dan Jubir Fraksi PNKI Daspini, yang kesemuanya juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas pencapaian itu semua. Dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk membawa Banyuasin semakin baik kedepan.

Fraksi-Fraksi juga menyampaikan usulan dan saran terkait pembangunan Banyuasin kedepan sesuai visi misi Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera.

Fraksi Golkar menilai untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kiranya infrastruktur jalan dan jembatan tetap menjadi prioritas. Jalan yang dimaksud selain tujuh jalan poros juga jalan poros lainnya seperti Jalan poros Tungkal Ilir, Jalan Talang Bulu Semuntul Kecamatan Rantau Bayaur yang dilintasi Desa Semuntul, Sukarela dan Sungai Pinang.

Kemudian, Nunggal Sari Rawa Banda, Rukun Makmun Majatra Kecamatan Pulau Rimau,
Purwosari, Pandowo Harjo Kecamatan Makartijaya. Melanjutkan jalan poros Muara Sugihan-Muara padang.

“Kami ucapkan terima kasih, Pemkab Banyuasin sudah membangun SMPN 6 di Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa, kiranya SMA dan SMK juga ditambah, “kata Suis.

Suis juga mengapresiasi langkah Bupati Banyuasin yang keliling Kecamatan menghibau masyarakat untuk mengikuti protok kesehatan dan mensosialisasikan new normal kepada masyarakat.

Fraksi PDIP meminta Pos belanja tetap diprioritas kepada pelayanan masyarakat, pendidikan dan hak kesehatan. Begitu juga Pemerataan pembangunan lebih cepat untuk mendorong perekonomian masyarakat.

” Kami menilai, komitmen Bupati dan Wabup untuk membangun jalan poros antar kecamatan dan antar desa sudah sangat tepat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, “katan Jupriyadi.

Fraksi PAN juga menyarankan Bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan harus tetap jadi prioritas. Sekolah yang rusak perlu perbaikan segera.

“Pembangunan Jalan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kami berharap terkoneksi disetiap jalan poros lain. Dan juga
Air bersih kiranya segera di programkan untuk di perbaiki, “katanya.

Sementara itu, Jubir Fraksi Hanura Demokrat Darul Qutni menilai jasa usaha yang dilakukan Pemkab Banyuasin seperti laboratorium, gedung Graha Sedulang Setudung untuk terus melakukan pelayanan terbaik dan terus di promosikan untuk semakin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.