Berita Razia Masker Oleh Ibu Bupati Bersama Satpolpp Dan Satgas Covid19 Adalah Hoaks

Pangkalan Balai — Senin 21 September 2020, Telah beredar sebuah informasi di media sosial yang menginformasikan dilarang bekeliaran diluar rumah atau bekerumun di tempat-tempat keramaian karena ibu bupati bersama satpol PP dan Satgas Covid-19 akan Razia keliling dengan membawa mobil GDS/Gerakan Disiplin Siswa.

“Bagi yang terjaring akan diangkut di mobil untuk di karantina, Wali murid dan Gurunya akan di panggil juga,Razia Masker bagi yang tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter”, salah satu kutipan kalimat Hoaks yang telah beredar di medsos.

Namun setelah ditelusuri dan dikonfirmasi berita langsung ternyata tersebut adalah Hoaks.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja  Kabupaten Banyuasin, Drs. Indra Hadi, M.Si
Mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah menerbitkan Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 179 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease – 2019

Berdasarkan Perbup tersebut  Pasal 24
yang mengatur sanksi sebagi berikut :

1. Saksi pelanggaran penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan pengendalian COVID-19 sebagai berikut :

a. Bagi perorangan :
1. teguran lisan atau teguran tertulis
2. kerja sosial
3. denda administratif sebesar Rp.100.000,- (Seratus ribu rupiah)  yang disetorkan pada rekening umum kas umum daerah.

b. Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat umum, dan fasilitas umum :

    1. teguran lisan atau teguran tertulis
2. denda administratif sebesar Rp. 200. 000,- (dua ratus ribu rupiah) yang disetorkan pada rekening kas umum daerah.
3. penghentian sementara operasional usaha dan
4. pencabutan izin usaha.