Antisipasi Karhutla, Pemkab Banyuasin Gelar Rapat persiapan apel personil/Peralatan Pencegahan Karhutla Tahun 2020Antisipasi Karhutla, Pemkab Banyuasin Gelar Rapat persiapan apel personil/Peralatan Pencegahan Karhutla Tahun 2020

PANGKALAN BALAI — Menjadi sebuah rutinitas di setiap tahunnya untuk dapat mengantisipasi musibah kebakaran hutan, kebun dan lahan di musim kemarau, perlunya kewaspadaan semua pihak. Hari ini Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama dengan Dandim 0430 Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Kajari dan, instansi terkait lainnya, menggelar Rapat persiapan apel personil/Peralatan Pencegahan Karhutla Tahun 2020 di wilayah Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/6/2020) bertempat di Auditorium Pemkab Banyuasin.

Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono, SH, mengatakan untuk kesiapan dan kesiagaan daerah dalam mengendalikan kebakaran hutan, kebun, dan lahan harus dilaksanakan, diawasi pelaksanaannya dan terus dilakukan evaluasi.

“Sesuai arahan Presiden RI pada Rakornas Karhutla beberapa waktu yang lalu kegiatan pencegahan karhutla lebih diutamakan di lapangan dalam bentuk sosialisasi, Pemberdayaan masyarakat, Pembasahan Lahan Gambut melalui pembuatan sekat kanal dan embung-embung air”, katanya.

Wabup Slamet juga menjelaskan dikabupaten Banyuasin pada tahun 2020 ini terus berupaya melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan semaksimal mungkin meski dilakukan di tengah-tengah pandemi covid-19 yang mewabah diseluruh dunia khususnya di Kabupaten Banyuasin.

“Pada 28 Mei 2020 telah ditetapkan status siaga darurat bencana Asap, Kebakaran Hutan, dan lahan di Kabupaten Banyuasin, ” Tegasnya.

Adapun tahapan pengendalian karhutla yang perlu dilakukan

1. Pemetaan dengan pembentukan Desa Peduli Api

2. Koordinasi Konsolidasi dan Sosialisasi antara TNI, Polri, Satgas maggala Agni, Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit serta dukungan dari Masyarakat setempat.

3. Evaluasi ketaatan perusahaan terhadap SOP dan sarana prasarana Karhutla, Pembuatan embung dan sekat kanal diwilayah konservasi perkebunan.

4. Pemberdayaan masyarakat sekitar dengan pelatihan-pelatihan, Sosialisasi terhadap upaya-upaya pembukaan lahan tanpa Membakar.

Sementara itu,  Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar, SIK menyampaikan ada beberapa metode dalam penanggulangan Karhutla yaitu, lakukan pencegahan harus dapat merubah mindset masyarakat, pemadaman titik api dengan tepat dan baik dan tidak dilewatkan adanya penegakan hukum. Selain itu Perangkat Daerah harus dapat berperan aktif, yang paling penting sumber air nya.

“Bersama padamkan api, bentuk sinergitas yang baik dalam menanggulangi dan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan di wilayah Kabupaten Banyuasin,” Ucapnya.

Dandim 0430 Banyuasin Letkol Arh. Alfian Amran menambahkan bahwa persiapan Personil di tahun ini dan akan membuat konsep lebih baik dari tahun kemarin.
“Dan untuk sekarang sudah melaksanakan sosialisasi tentang larangan membakar hutan. Mudah-mudahan dapat mengantisipasi lebih awal, untuk itu Kami Ikhlas dalam melayani masyarakat. Mari Kita Berkerja Secara Nyata Real Dilapangan”, tegasnya.

Kajari Banyuasin Jefri SH., M. Hum mengingatkan kepada Camat dan Kepala Desa untuk mensosialisasikan dalam rangka pencegahan agar tidak membakar lahan selama musim kemarau. Serta bahu membahu tanpa memikirkan ego sektoral “ini adalah tugas Kemanusiaan”, tutupnya.

Turut Hadir Asisten III, Staf Ahli, Para Kepala OPD, Serta instansi-instansi terkait.