Berita

Bupati Banyuasin Membuka dan Menutup pelatihan berbasis kompetensi (PKTKP) Tahun anggaran 2022 diikuti 304 Peserta

PANGKALAN BALAI — Bupati Banyuasin H. Askolani didampingi Wabup H.Slamet, Menutup dan Membuka Langsung pelatihan berbasis kompetensi program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas (PKTKP) Tahun anggaran 2022 yang di ikuti 304 Peserta di UPTD Balai Latihan Kerja Kelurahan Kendondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, Rabu (15/06).

Bupati H. Askolani menjelaskan, melalui Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi ini menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat mengantisipasi sekaligus mengatasi terus bertambahnya angka kemiskinan dan pengangguran.

“Kita menyadari tuntutan kwalitas tenaga kerja makin hari makin meningkat, tuntunan mutu yang kian menjadi sorotan dalam dunia usaha. Persaingan yang semakin besar membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai, dengan dilaksanakan Pelatihan kerja Berbasis Kopetensi ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut meski secara kwalitas dan kwantitas masih perlu pembinaan lebih lanjut”, jelasnya.

Askolani menambahkan, Pemkab Banyuasin telah menggandeng pihak perbankan daerah untuk mempermudah Pengajuan Kredit Usaha Rakyat sehingga Peserta yang telah memiliki
Skill dari 9 Keahlian yang disediakan BLK mampu membuka lapangan kerja sendiri. Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Banyuasin ini juga ditopang oleh tiga pilar utama diantaranya untuk membangun SDM unggul berbasis kompetensi diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang menitik-beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup Pengetahuan, Keterampilan dan Sertifikasi. Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi dan dilaksanakan oleh lembaga yang memiliki otoritas seperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)”, kata Askolani.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H.Noor Yoseph Zaat mengatakan tuntutan dunia kerja dan industri adalah tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas. Peningkatan SDM manusia yang dilakukan secara komprehensif meliputi knowledge (pengetahuan), skill (ketrampilan), dan attitude (sikap). BLK Banyuasin akan memberikan sertifikasi khusus bagi peserta pelatihan yang memenuhi kreteria.

“Blk banyuasin sendiri telah melakukan pelatihan terhadap 150 peserta selama 3 bulan. dan kini kembali membuka pelstihan bagi 154 peserta untuk sejumlah skill diantaranya Bengkel automotif, Las, Make up, Salon, Komputer, dan design Grafis”, ungkapnya.

Yoseph menambahkan khususnya bagi para pencari kerja yang akan menempati kualifikasi jabatan tertentu di dunia industri, maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui UPTD BLK Banyuasin mengambil peranan sebagai salah satu balai latihan yang menyelenggarakan berbagai macam program Pelatihan Berbasis Kompetensi.

“Pada tahun 2021, BLK Banyuasin telah meluluskan peserta sebanyak 208 orang, dimana 20 peserta telah siap mengikuti seleksi dan bekerja dan KESM industri Berhad, 64 peserta membuka usaha di berbagai bidang diantaranya UMKM menjahit, Tata Kecantikan dan Tata Rambut (Salon), Bengkel Las dan Bengkel Sepeda Motor”, tandasnya.

(DISKOMINFO -SP/IKP)