Berita

Bupati dan DPRD Banyuasin Tinjau Pengerjaan Peningkatan Jalan di Muara Telang

Muara Telang – Seusai meresmikan Taman Wisata Mega Asri Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Bupati Banyuasin H. Askolani SH MH bersama-sama dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Banyuasin langsung menuju lokasi Progres pembangunan Peningkatan Jalan Poros Telang Jaya – Sumber Marga Telang.

Monitoring Bupati dan rombongan bersama para Wakil Rakyat Banyuasin ini, guna melihat dan memantau langsung sudah sejauh mana progres pembangunan Jalan yang bersumber dari dana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Askolani mengatakan pada tahun 2021 ini ada sebanyak 58 M dana dikucurkan di kecamatan Muara Telang dan Sumber Marga Telang untuk peningkatan Jalan poros dan Jembatan yang mengintegrasikan Kecamatan Muara Telang dan Sumber Marga Telang.

“Pada tahun ini ada 9 jalan poros yang menggunakan PEN, ada 6 jalan poros dari Bantuan Gubernur, dan ada 5 poros dari APBD dan Pokir DPRD. Dan Hampir 90 persen selesai, hanya saja tinggal 10 persen masih dalam proses pembangunan karena masih terkendala cuaca yang masih tidak menentu. Inilah strategi pemerintah menenuhi kebutuhan infrastruktur dan mengembangkan perekonomian daerah dan wilayah pertanian yang ada di Kabupaten Banyuasin,” bebernya Rabu (29/12/2021).

Untuk itu, dirinya mengajak kepada DPRD Banyuasin PU masyarakat maupun TNI dan Polri untuk turut mengawal pengerjaan pembangunan proyek tersebut, agar hasilnya dapat maksimal sesuai dengan harapan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya pada pihak pengerja dapat bekerja secara profesional, dan Mudah-mudahan dapat selesai dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama. Sehingga masyarakat dapat langsung dapat merasakan manfaat dari peningkatan Infrastruktur ini sendiri,” tambahnya.

Sementara itu Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan SH M.Si didampingi Komisi III DPRD Banyuasin mengatakan, sepanjang tahun ini DPRD Banyuasin terus mengawal pembangunan yang ada dan dirinya juga meminta pihak Kontraktor agar bekerja sesuai dengan apa yang menjadi ketentuan.

“Sejauh ini pembangunan bagus karena masih belum rampung karena curah hujan yang tinggi, untuk itu kepada pihak kontraktor jika memang tidak tekejar waktu lakukan adendum jangan sampai merugikan volume-volume yang sudah dibuat di RAB,” pungkasnya.