Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Kunjungi Qatrunanda Penderita Pembengkakan Saluran Empedu

Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Kunjungi Qatrunanda Penderita Pembengkakan Saluran Empedu

Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Kunjungi Qatrunanda Penderita Pembengkakan Saluran Empedu

by 1 Oktober, 2021

Palembang – Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani mengunjungi ananda Qatrunada Ramadhania, Perempuan, 5 Bulan yang merupakan Warga Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin yang menderita Pembengkakan Saluran Empedu di RSMH Palembang, Jum’at, 01 Oktober 2021.

Didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes memberikan bantuan berupa uang dan perlengkapan bayi.

Qatrunada belum bisa dioperasi dikarenakan hasil laboratorium belum menunjukkan kesiapan dari konsidi bayi dan memerlukan observasi lebih jauh. Jika sudah menunjukkan kesiapan dari bayi baru akan dilaksanakan tindakan operasi.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap untuk memfasilitasi dan mensupport Qatrunada melalui penyakitnya ini. Hal ini disampaikan oleh dr. Fitri yang berdialog langsung dengan ibunda Qatrunada di Rumah Sakit Muhammad Hoesin.

Istri dari Bupati Banyuasin ini menambahkan bahwa ini merupakan support moral dari Pemkab Banyuasin. “Saya mewakili Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH datang langsung hari ini untuk melihat keadaan dari ananda Qatrunada,” jelasnya.

“Setelah dilihat keadaan ananda Qatrunada ini belum siap untuk di operasi karena albumin masih tinggi, trombosit masih rendah. Untuk sementara waktu, keadaan ananda masih di observasi agar nanti siap untuk dioperasi,” tambah Fitri.

Mari berdoa agar keadaan Qatrunada cepat stabil dan segera dilakukan tindakan operasi. Semoga ananda Qatrunada cepat sehat dan bisa bermain seperti anak-anak lainnya.

Dari Dinas Kesehatan Banyuasin, dr. Rini menyampaikan bahwa Dinkes Kabupaten Banyuasin telah mengupayakan untuk membantu merujuk ke Rumah Sakit yang mempunyai fasilitas lengkap dalam kasus penyakit ananda Qatrunada.

“Awalnya memang ananda Qatrunada mengalami kuning waktu berumur 2 (dua) bulan dan dilakukan pengobatan kampung. Setelah itu kondisi perut Qatrunada membesar dan setelah diperiksa mengalami pembengkakan saluran empedu,” jelasnya.

“Hari ini bersama Ketua TP PKK, kami memantau keadaan Qatrunada dan memberikan bantuan kepada orangtua Qatrunada. Kita juga akan terus memantau keadaan Qatrunada,” tutupnya.

 

 

 

(Diskominfo/PKP).