Bupati Banyuasin Raih Penghargaan Best In Local Community Development

Bupati Banyuasin Raih Penghargaan Best In Local Community Development

Bupati Banyuasin Raih Penghargaan Best In Local Community Development

by 9 September, 2021

Jakarta – Bertempat di MNC Conference Hall, I News Tower Lantai 3 Jl. Wahid Hasyim Jakarta, Bupati Banyuasin H. Askolani SH MH mendapat penghargaan kategori Best In Local Community Development dalam acara Malam Inagurasi IIndonesia Visionary Leader (IVL) yang diselenggarakan di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta Kamis (9/9/2021).

Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Menpan RB H. Tjahjo Kumolo, S.H Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, serta ke Empat Dewan Juri Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik, Ketua Pembina Indonesia Institute for Corporate Directorship Andi Ilham Said, Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto, dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Budi Frensidy.

Orang nomor 1 di Bumi Sedulang Setudung ini mendapat penghargaan kategori Best In Local Community Development ini setelah melakukan paparan Peran Visi Bupati Banyuasin ditengah Pandemi di hadapan para Dewan Juri pada (9/3/2021) lalu di Gedung MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta yang di ikuti juga oleh 15 Kepala Daerah lain yang ada di Indonesia.

H. Tjahjo Kumolo, S.H dalam sambutannya mengatakan, pemimpin visioner harus memiliki sikap rendah diri. Rendah diri yang dimaksud Tjahjo yaitu mampu mendengar beragam masukan dan pendapat yang disampaikan kepadanya.

“Sebagai seorang pemimpin yang memiliki kewenangan untuk memutuskan, sudah seharusnya mempertimbangkan saran, pendapat, atau masukan yang dapat memperkaya pengetahuan dan pemahaman. Selain tidak antikritik, mengingatkan kepada para kepala daerah untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dengan begitu akan sejalan dengan pelayananan yang diberikan kepada masyarakat, Seringkali pemimpin seperti ini turun langsung ke lapangan melihat dan mengobservasi apa yang terjadi di masyarakat,” ucapnya.

Mantan Menteri Dalam Negeri ini menambahkan, pada umumnya para pemimpin bermain aman, tetap populer, dan melakukan hal-hal yang rutin tanpa adanya pembaruan dalam hal yang dilakukannya. Kata Tjahjo cara itu sangat tidak cocok jika diterapkan di zaman sekarang. Karena saat ini tuntutan masyarakat semakin meningkat, semakin cepat, dan juga semakin kritis.

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Otda Kemendagri, Akmal Malik, sekaligus dewan juri dalam malam Inagurasi Indonesia Visionary Leaders (IVL), mengatakan, acara IVL dapat menjadi momentum kepala daerah agar berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat daerah yang dipimpinnya. Meski diterpa berbagai masalah, termasuk pandemi Covid-19.

“Kami berharap momentum ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah dan kolaborasi yang perlu dioptimalkan di masa yang akan datang melakui acara ini kita beri ruang kepada masyarakat, untuk menilai bagaimana kepala daerah memimpin. Kemudian kita berikan pendidikan demokrasi yang cukup hebat. Tujuannya agar masyarakat bisa menilai siapa sebenarnya pemimpin mereka. Melalui peran media lah hal ini bisa dilakukan,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengapresiasi kepala daerah yang mendapat penghargaan dalam Malam Inagurasi Indonesia Visionari Leader (IVL) Menurutnya, tidak mudah menghadapai pandemi Covid-19 serta menjaga stabilitas ekonomi secara bersamaan. Bahkan ada beberapa daerah yang justru ekonominya bertumbuh dengan strategi-strategi yang dapat dicontoh untuk daerah lain.

“Saya ucapkan selamat atas prestasi yang dicapai, karena tidak mudah dalam situasi pandemi mampu mewujudkan satu prestasi, Tidak mudah memang menghadapi masalah kesehatan, yang secara bersamaan ekonominya tidak terpuruk atau bahkan bisa tumbuh,” katanya.

Seusai acara Malam Inagurasi IVL, Bupati Banyuasin H. Askolani SH MH mengatakan, dengan diraihnya penghargaan ini, dirinya optimis akan memaksimalkan kembali Sumber Daya Alam (SDA) di Banyuasin, yang mana Banyuasin merupakan Daerah yang didominasi oleh pertanian, peternakan, dan Perkebunan, semua potensi ini akan lebih di maksimalkan lagi agar perekonomian di Banyuasin dapat lebih meningkat lagi.

“Tentunya penghargaan ini Kita persenbahkan untuk masyarakat, untuk menambah motivasi semangat warga banyuasin untuk terus berinovasi apa yang menjadi potensi agar lebih baik dan meningkat,” katanya.

Ditambahkannya, dengan diraihnya penghargaan ini juga, menjadi spirit baru untuk Banyuasin agar terus Berinovasi dalam mewujudkan Visi Misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera.

“Alhamdulillah meski Di masa pandemi Covid-19 Banyuasin masih mampu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui 7 program dan 12 gerakan, sehingga angka kemiskinan dan pengangguran turun. Dengan keberhasilan ini menjadi sebuah optimisme kita sebagai Kepala Daerah agar terus memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat Banyuasin,” tegasnya.

15 Kepala Daerah yang meraih penghargaan tersebut setelah melalui tahapan para Dewan Juri yang merupakan

Berikut 15 Kepala Daerah yang mendapatkan apresiasi dalam acara Indonesia Visionary Leaders (IVL) pada sesi VII dan VIII:

1. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dengan Apresiasi The Best Overall.

2. Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, dengan Apresiasi Best in Local Community Development.

3. Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, dengan Apresiasi Best in Managing Sustainable Development.

4. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, dengan Apresiasi Leader in Microfinance Empowerment Initiative.

5. Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, dengan Apresiasi Leader in Tourism Management Based on Local Wisdom.

6. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi, dengan Apresiasi Leader In Social Integrated Data Management.

7. Bupati Tanah Laut, Sukamta, dengan Apresiasi Indonesia Visionary Leader’s Certificate of Presentation.

8. Bupati Puncak, Willem Wandik, dengan Apresiasi Indonesia Visionary Leader’s Certificate of Presentation.

9. Bupati Majalengka, Karna Sobahi, dengan Apresiasi Indonesia Visionary Leader’s Certificate of Presentation.

10. Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, dengan Apresiasi Indonesia Visionary Leader’s Certificate of Presentation.

11. Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, dengan Apresiasi Best Overall.

12. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dengan Apresiasi Leader in Pandemic Data Management.

14. Bupati Barito Kuala, Noormiliyani, dengan Apresiasi Leader in Rural Development.

15. Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, Apresiasi Indonesia Visionary Leader’s Certificate of Presentation.