Berita

Siap Hadapi Karhutlabun, Pemkab Banyuasin Gelar Apel Pengecekan Personil dan Peralatan serta Penandatanganan MOU bersama Stakeholder Terkait

PANGKALAN BALAI — Upaya antisipasi menghadapi musim panas dan pengecekan kesiapan Satuan Tugas (Satgas) dalam rangka penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan dan Kebun (Karhutlabun) terus disiapkan, meskipun di tengah suasana pandemi covid-19 yang sudah menyebar ke seluruh dunia.

Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH memimpin secara langsung Apel Gelar Pasukan dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan, dalam rangka pengecekan pasukan dan sarana prasana Karhutlabun, di Lapangan Kantor Bupati Banyuasin, Rabu (15/7).

Apel ini melibatkan Personil dari Polres Banyuasin, Kodim 0430, Manggala Agni Banyuasin, BPBD Kesbangpol hingga seluruh Perusahaan Perkebunan di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Apel gelar pasukan diawali dengan pemeriksaan kesiapan kelengkapan, peralatan, dan perangkat pendukung kebakaran hutan lahan dan kebun seperti kendaraan roda dua, mobil pemadam kebakaran, hingga Peralatan Manual untuk memadamkan api.

“Maksud dan tujuan diadakan apel ini dalam rangka menyamakan langkah serta menyatukan tekat untuk saling bahu membahu, dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan lahan dan kebun yang sering terjadi di Banyuasin,” katanya.

Askolani mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk peduli dengan lingkungan agar tidak melakukan pembakaran hutan lahan dan kebun. Hal tersebut sesuai dengan Inpres Nomor 03 Tahun 2020 tentang penanggulangan dan pengendalian kebakaran hutan lahan dan kebun diwilayahnya masing-masing dan Perda Kabupaten Banyuasin Nomor : 5 tahun 2017 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan Lahan dan Kebun.

“Daerah yang menjadi Konsentrasi Karhutlabun kami saat ini yang pertama seperti Tungkal Ilir, Pulau Rimau, Betung, Suak Tapeh, Karang Agung Ilir, Rambutan, dan Air Salek, serta setiap kecamatan yang masih Banyak Hutannya”, jelasnya.

Di samping itu ia juga menambahkan, Kepolisan dan TNI bersama Pemerintah Daerah terus melakukan pengawasan dititik titik daerah rawan kebakaran hutan lahan dan kebun di Kabupaten Banyuasin.

“Namun kami selalu memberikan himbauan kepada masyarakat melalui Kepolisan, TNI, BPBD untuk tidak melakukan pembakaran yang disengaja maupun yang tidak disengaja,” pungkasnya.

Acara ini diakhiri dengan Penandatanganan Bersama MOU dengan Stakeholder Terkait dan FKPD Kabupaten Banyuasin untuk mencegah Karhutlabun di Kabupaten Banyuasin