Polres Banyuasin Berikan Pembekalan dan Latihan ke Calon Peserta Tes Anggota Polri

Banyuasin – Polres Banyuasin bekerjasama dengan Dinas  Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banyuasin, memberikan pelatihan dan pembekalan kepada  350 orang dari 19 (sembilan belas) kecamatan se-Kabupaten Banyuasin yang telah terdaftar sebagai calon peserta yang mengikuti seleksi penerimaan Polri tahun 2017/2018 di Kabupaten Banyuasin, di Graha Sedulang Setudung (GSS), Selasa (31/10).

Kepala Dinas  Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banyuasin Dr.H.M. Harun Samsudin MM, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Pendidikan dan pelatihan Dasar Kepemimpinan Kabupaten Banyuasin Tahun 2017 yaitu dengan tema Pembinaan dan Pelatihan Calon Penerimaan Anggota POLRI Tahun 2018.

“Adapun Pembinaan dan Pelatihan Calon Penerimaan Anggota POLRI Tahun 2018 ini hampir  mencapai 800 orang dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Banyuasin dan yang memenuhi persyaratan dari tinggi badan, umur dan kesehatan hanya 350 orang sedangkan untuk Akpol bagi laki-laki 41 orang, 12 orang perempuan. Untuk Bintara perempuan 48 orang, Laki-laki 228 orang dan Tamtama untuk Laki-laki 21 orang.

“Tujuan dari proses penyaringan penerimaan anggota Polri 2017/2018 untuk memilih calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, terpercaya, pelayan masyarakat, penegak hukum, mengayomi masyarakat dan calon anggota polri yang memang betul layak menjadi anggota Polri.”ungkapnya.

Polri berkomitmen secara keseluruhan untuk menyaring dan mencari anggota Polri yang mempunyai prinsif tes yang bersih, transfaran, akuntabel dan humanis dan beliau mengharapkan pengawas baik internal maupun eksternal untuk bisa mengawasi panitia penyelenggara ini bisa melaksanakan sesuai prinsif yang ada.

Bupati Banyuasin Ir.S.A.Supriono, MM dalam sambutannya mengatakan, amanat Undang-undang Dasar 1945 perubahan keempat bahwa pada pasal 30 ayat 1 “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan dan keamanan negara”. Ayat 2 “usaha pertahanan dan keamanan negara serta dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI dan Polri sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung” ketentuan ini dilatar belakangi oleh perjalanan sejarah bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“dalam suasana memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) merupakan hari yang sangat bersejarah dalam perjuangan bangsa Indonesia diperingati pada tanggal 28 Oktober 2017, dengan mengusung tema “Pemuda Indonesia berani bersatu”, atas dasar yang dikemukakan diatas, maka kegiatan pendidikan tentang Pembekalan Pembinaan dan Pelatihan Calon Penerimaan Anggota POLRI dimaksudkan untuk menciptakan pemuda yang memiliki jiwa nasionalisme dan cintah tanah air yang berkualitas untuk membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.” Ungkapnya

lanjut Kepolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem menyatakan, Pelatihan ini merupakan bagian dari pra seleksi dan penyaringan penerimaan Polri tahun 2017/2018. Kegiatan tersebut merupakan bagian untuk memberikan gambaran kepada para calon yang mengukuti seleksi tentang pelaksanaan ujian yang sebenarnya yang akan mereka hadapi saat mendaftarkan diri sebagai anggota Polri. Hal ini seperti yang diungkapkan Kapolres, saat membuka acara pelatihan dan pembekalan.

“Menjadi anggota Polri, yang diadu adalah kemampuan. Baik itu sisi akademi, fisik, kesehatan maupun kejiwaan. Itu yang dinilai dalam seleksi, oleh karenanya melalui kegiatan ini diharapkan tingakat kelulusan untuk menjadi anggota Polri dari Kabupaten semakin besar, karena mereka sudah mempunyai gambaran,”terangnya.