Banyuasin Masih Menjadi Penghasil Padi Terbesar di Provinsi Sumatera Selatan

Panen raya 2

Banyuasin – Wakil Bupati selaku Plt Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM  menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tergabung dalam kelompok tani atas kerja keras, ketekunan dan kesetian dalam berusaha menanam padi sehingga Kabupaten Banyuasin masih menjadi penghasil padi terbesar di Provinsi Sumatera Selatan dengan total produksi di tahun 2016 sebanyak 1,4 juta ton gabah kering giling (GKG).

Wakil Bupati selaku Plt Bupati Banyuasin  menyampaikan apresiasinya itu saat acara panen raya di Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Rabu (25/01).

Dalam kesempatan itu hadir Kepala Dinas Pertanian Ir Babul Ibrahim, Plt. Kepala Dinas Kominfo Erwin Ibrahim ST MM MBA, Kadishub H Supriadi, SE MSTr, Kasat Pol PP Drs Anthony Liando MSi, Kepala Dinas PMD Ir Yos Komarudin MM, Ketua Komisi II DPRD Banyuasin Arisa Lahari SH serta anggota Budi Santoso, Dandim 0404 diwakili perwira penghubung Mayor Inf Ali Hanafiah, Camat Muara Telang Gamberta, Kapolsek Muara Telang Iptu Undarson SH, para kades se-Kecamatan Muara Telang serta Kelompok Tani Desa Telang Rejo,. Rabu (25/01).

 “Laporan statistik pertanian (SP) lahan tahun 2015, berdasarkan komoditi yang diusahakan, luas sawah yang ditanam padi seluas 197.961 hektar, terbagi atas sawah pasang surut seluas 166.721 hektar dan sawah lebak seluas 31.294 hektar dengan luas lahan sawah ditanam 2 kali setahun (IP 200) seluas 89.508 hektar , ditanam 1 kali setahun (IP 100) seluas 108.452 hektar,” ungkapnya

Dikatakan, Pemkab Banyuasin akan tetap komitmen dan konsisten berusaha memfasilitasi petani dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas padi.

Beliau juga mengajak petani untuk meningkatkan pemanfaatan lahan sawah yang ada, terutama dengan peningkatan IP. 200, baik pertanaman padi-padi maupun pertanaman padi-jagung atau palawija lainnya, sehingga produksi pangan khususnya beras selalu mencukupi kebutuhan.

“Apa yang kita lakukan hari ini merupakan suatu upaya, kemauan dan kerja keras kita semua untuk mempertahankan kecukupan pangan kita, terutama beras tetap terjaga,” pungkasnya.