Pilkades E-Voting Jadi Isu Penting Pembahasan Rakor FKPD

PANGKALAN BALAI — Pelaksanaan Pilkades e-voting serentak di 48 Desa pada medio Oktober 2017 nanti menjadi isu penting pembahasan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Banyuasin.

Rapat yang digelar di Auditorium Pemkab Banyuasin Rabu (27/09) ini dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Banyuasin Ir. SA Surpiono, MM yang diikuti oleh Ketua DPRD, Kapolres Banyuasin, Kajari Banyuasin, Dandim 0401 Muba-Banyuasin, Para Kepala OPD Banyuasin, Camat, dan Lurah se Kabupaten Banyuasin.

Rakor FKPD bersama OPD Instansi Camat Lurah dalam Kabupaten Banyuasin kali ini mengangkat tema “Kita tingkatkan Pelayanan Yang Modern dan Inovatif dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi menuju Banyuasin Terdepan Mandiri dan Berdaya Saing “.

Dalam arahannya dihadapan Kepala OPD, Camat dan Lurah, Supriono menyoroti isu Pemilihan Kepala Desa serentak dengan cara E-Voting terhadap 48 Desa yang habis masa jabatannya.

“Saya minta masing-masing kecamatan yang desanya akan melaksanakan Pilkades untuk melaporkan sejauh mana persiapan sekarang ini,” ujar SA Supriono Plt Bupati Banyuasin

“Kepada instansi terkait untuk segera mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilkades tersebut, sehingga pelaksanaan Pilkades sesuai dengan yang diharapkan,”pinta Bupati.

Untuk kendala Pilkades di Kecamatan Sembawa terkait ada 180 mata pilih yang berdomisili di Desa Mainan akan tetapi DPT di Desa Purwosari. Sebelum hal itu menjadi masalah besar Bupati meminta kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banyuasin agar ditindaklanjuti dan diselesaikan administrasi dokumen kependudukan.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin, sebanyak 160 unit alat E-Voting  dan sebanyak 168 orang tenaga Tim Teknis yang dibutuhkan untuk menyukseskan Pilkades serentak nanti bakal dipersiapkan sesegera mungkin.

Selain isu Pilkades E-Voting, juga dibahas mengenai pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Palembang dan Betung, saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Menurut Bupati, adanya persoalan yang muncul salam proses pembangunan diharapkan dapat dicarikan penyelesaian dengan baik, namun tetap memperhatikan kepentingan warga. Bila perlu akan turunkan tim untuk mengecek lokasi pembangunan jalan tol.

(Diskominfo/PKP)