Pemkab Banyuasin Gelar Sholat Istisqo serentak di 21 Kecamatan

PANGKALAN BALAI – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melaksanakan sholat meminta hujan (Istisqo) secara serentak di 21 Kecamatan Selasa (27/8) pukul 08.30 wib. Untuk tingkat Kabupaten, Sholat Istisqo dilaksanakan di halaman Rumah Dinas Bupati Banyuasin sedangkan di 21 Kecamatan di laksanakan di lapang terbuka di kantor camat dan halaman sekolah di ibu kota Kecamatan.

Bertindak sebagai imam dan khotib Ustad Mahsum Alhafiz Pimpinan Pospes Al hikmah Betung. Sholat secara serentak di 21 kecamatan di ikuti sekitar 25.000 orang mulai dari pejabat Pemkab Banyuasin, Unsur TNI/Polri, pelajar dan organisasi keagamaan lainnya. Camat, kades, lurah dan para tokoh agama dan masyarakat di masing-masing kecamatan.

Hadir dalam sholat Istisqo di Halaman rumah dinas Bupati, Bupati H Askolani, Ketua TP. PKK dr. Fitriyanti Askolani, Kapolres AKBP Danny Sianipar, Kasdim 0430, Danyon Zikon dan Danyon Arhanud, Asisten I Senen Har, Kakamenang Arkan Nurwahidin, Ketua Baznas Ustad Mubari, ASN, TNI Polri dan Pelajar se Kota Pangkalan Balai.

Bupati H Askolani mengatakan digelarnya sholat ini sebagai bentuk penghambaan dan permohonan kita kepada allah swt agar diturunkan hujan dan bencana kekeringan tidak terjadi dalam waktu lama.

“Kita sebagai manusia berusaha, salah satunya dengan sholat istisqo dan doa, selanjutnya kita serahkan kepada allah swt karena Dia lah maha segalanya, ” katanya.

Dijelaskan Askolani, dengan tidak turun hujan dalam beberapa bulan ini sangat berdampak sekali baik terutama kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan sehari-hari karena sumur dan sungai mengering. Bahkan kondisi ini sangat menyulitkan bagi para petani karena areal persawahan mengering dan tanaman mereka menjadi layu dan mati karena kukurangan pasokan air.

” Suasana alam sudah sangat gersang sekali, rumput saja kita lihat sudah menguning semua. Dengan sholat Istisqo ini kita berharap allah menurunkan hujan sehingga kebutuhan air bisa terpenuhi dan tanaman kembali menghijau, “harapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Bupati berharap betul kepada masyarakat dan perusahaan untuk tidak membakar lahan. Dan jika ini tetap dilakukan sesuai dengan maklumat Kapolda ini ada termasuk tindak pidana. “Saya tidak mau masyarakat saya bersentuhan dengan hukum, maka selama musim kemarau ini kiranya tidak membakar lahan, apapun alasannya, “tegasnya.

Selain itu juga Bupati H. Askolani dan Ketua TP. PKK Fitriyanti Askolani menyantuni anak yatim piatu dan kaum pakir miskin sebelum melaksanakan sholat Istisqo (Sholat Minta Hujan) di lapangan halaman Rumah Dinas Bupati Banyuasin.

Bantuan tersebut, bantuan pribadi Bupati dan keluarga, juga ada bantuan dari Badan Amil Zakat Kabupaten Banyuasin. Disamping itu juga ada santunan dari Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar. Setidaknya 150 anak yatim piatu dan pakir miskin ini menerima tiga amplop santunan.

Saat menyerahkan amplop santunan, Bupati dan istri yang didampingi si bungsu Nissa nampak menetes air mata saat mencium para anak yatim piatu tersebut.

Ketika dibincangi kenapa didahului dengan menyantuni anak yatim, Bupati H. Askolani menyakini bahwa doa-doa anak yatim piatu dan kaum pakir miskin ini merupakan doa-doa yang didengar oleh allah swt.

“Artinya dengan doa kita dan digabung dengan permohonan doa dari para anak yatim piatu dan kaum pakir miskin ini insyaallah doa kita akan maha dasyat dan semakin cepat di kabulkan oleh allah swt, ” harapnya.