Pemkab Banyuasin Bentuk Gugus Tugas Coronavirus Disease 2019 (Covid -19)

•Konferensi Pers Kabupaten Banyuasin Dalam Kesiapsiagaan Penyebaran Coronovirus Disease 2019 (COVID-19)

PANGKALAN BALAI —  Bagi masyarakat Banyuasin yang mengalami gejala mencurigakan maka mulai hari ini harap segera melaporkan kasus tersebut kepada Gugus Tugas Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 (Covid -19) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Bupati Banyuasin mengatakan, wabah virus Corona merupakan bahaya yang menurutnya harus secepatnya diantisipasi preventif penyebarannya. Pemkab Banyuasin telah menghasilkan kesepakatan membentuk tim gugus tugas penanganan virus corona. Bersama Ketua DPRD, Polres, Dandim dan seluruh stakeholder.

“Kita ambil langkah cepat menangulangi virus Corona, Dengan terbentuknya gugus tugas penangnan virus Corana berharap Banyuasin aman ‘Zero’ kasus Corona,” kata Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Rabu (18/03).

Bupati Banyuasin memberi cairan antiseptik / hand sanitizer kepada Wartawan

Lebih lanjut Bupati Askolani menyatakan, mulai hari ini Banyuasin waspada terhadap virus ini. Gugus tugas penanggulangan virus corona ini telah disepakati kemaren. “Saya selaku pengarah, didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Ketua Tim Penggerak PKK. dan Ketua Dharma Wanita Persatuan, Sementara Sekda Banyuasin DR. HM Senen Har ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana. Ketua Harian Kadis Kesehatan, dan dibantu oleh seluruh Kepala Dinas, Camat, seluruh Kepala Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta dan Puskesmas Se-Banyuasin”, tegasnya.

“Sekretariat Gugus tugas penangulangan Virus Corona ada di Dinas Kesehatan, dan buka 24 jam dengan kontak telephon. “Alhamdulillah sampai saat ini Banyuasin ‘Zero’ virus corona, Kebijakan pemkab tetap melakukan kegiatan rutin seperti bisa dan anak-anak sekolah tetap belajar seperi biasa,” katanya.

Bupati Askolani Menekankan, agar seluruh pagawai, pejabat daerah dihimbau jangan keluar daerah kecuali seizin Bupati untuk kepentingan pemerintah pusat. Begitu juga Bupati mengatakan, masyarakat dihimbau waspada untuk tidak melakukan perjalanan daerah dan tidak untuk salam-salaman dulu sebelum corona keluar dari Republik Indonesia ini.

Ia Menghimbau, bagi masyarakat untuk jangan berpegangan tangan, kalau duduk kata dokter jarak duduk juga 1 meter antara satu sama yang lain tujuannya untuk menghindari covid 19. Corona “Untuk aktivitas ibadah ditingkatkan lagi agar kita mendapat pertolongan dan perlindungan Allah.

“Yang penting jaga kesehatan makanan makanan bergizi, bervitamin, mari kita jaga kondisi badan sehat dan vitamin, Bila ada saja keluarga yang ganjil panas tinggi berlebihan agar melapor ke gugus tugas ini. Alhamdulillah RS kita sudah siap,” ungkap Askolani.

Sementara Ketua DPRD Banyuasin
Irian Setiawan mendukung kebijakan tersebut dan mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. “Langkah ini dapat memberikan ketenangan untuk masyarakat Banyuasin,” ucapnya.