Pemkab Banyuasin Antisipasi Kemacetan Dampak Pelebaran Jalan KM 12 – Betung

PANGKALAN BALAI — Setelah mendapat persetujuan dari Presiden Jokowi dan diteruskan ke Kementerian PU terkait pelebaran jalan dari KM 12 hingga Betung. Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH bersama Polres Banyuasin, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V (BBPJN 5) dan Kontraktor PT. Wasco, OPD hingga Camat dan Lurah menggelar Rapat Koordinasi Forum Lalulintas dan Angkutan Jalan di Ruang Rapat Bupati Banyuasin Bupati Banyuasin, Selasa (11/02).

Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH mengatakan tujuan rakor kali ini adalah untuk mengantisipasi dampak pelebaran jalan yang akan dilaksanakan mulai dari tanggal 16 Februari 2010. “Pasti akan memperparah kemacetan yang ada, di Kecamatan Talang Kelapa Khususnya” ungkap Bupati Askolani.

“Meskipun Pelebaran Jalan ini adalah wewenang Balai Besar namun ini adalah wilayah geografis Kabupaten Banyuasin, jadi tanggung jawab kami juga. Kami siap memfasilitasi baik Balai atau kontraktor terkait jika terdapat masalah baik itu lahan atau letak pembuangan Akhir Drainase tinggal Kita Saling Koordinasikan Saja”, sambungnya.

Lebih lanjut Bupati Askolani meminta kepada Balai Besar agar dapat menambah pelebaran jalan dari KM 12 Sampai ke Air Batu, dan Pelebaran Jalan dari Gerbang Pemkab Hingga Pasar Pangkalan Balai.

“Kami hanya minta dua hal saja yaitu menambah pelebaran jalan dari KM 12 Sampai ke Air Batu, dan Pelebaran Jalan dari Gerbang Pemkab Hingga Pasar Pangkalan Balai karena Sering terjadi Kemacetan di Pasar.

Semua ini dilakukan untuk Tata Kota Pangkalan Balai. Untuk itu kepada Polres Banyuasin, Dishub, dan Satpol PP dapat Berkoordinasi membantu Balai Besar juga Kontraktor dalam mengurai kemacetan Dampak pelebaran ini”, imbuh ayah lima anak ini.

Di akhir sambutannya Bupati H. Askolani meminta camat dan Lurah agar dapat membantu titik-titik pembuangan akhir saluran dan titik-titik yang sering banjir di bagian badan jalan.

“Besok Camat dan Lurah Bantu Balai Besar dan PT. Wasco survey titik-titik pembuangan akhir saluran dan titik-titik air yang mengenai badan jalan serta jalan alternatif yang sering dilalui pengendara agar dapat di tambal”, tutupnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar, S.IK mengatakan siap membantu mengurai kemacetan ini dengan adanya rekayasa lalulintas yang akan didalami Kasat Lantas.

“Perlu adanya Informasi kepada masyarakat agar dapat tahu titik-titik kemacetan dari pelebaran jalan ini agar dapat bersabar dan teratur tidak saling menyerobot. Saya sudah minta kasat lantas untuk mendalami Rekayasa Lantas. Kepada Dishub dan PolPP agar dapat mendata personil yang siap membantu Pengamanan dilapangan “, tegasnya.

 

 

 

(DISKOMINFO/PKP)