Peduli Banjir, Supriono Tinjau Lokasi Banjir Pangkalan Balai

#Minta OPD tanggap Banjir

 
Pangkalan Balai — Plt. Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM dan jajaran langsung tanggap banjir yang terjadi kemarin dibeberapa titik di daerah Pangkalan Balai. Didampingi Asisten III Drs. HM. Yusuf, M.Si., Kadinkes dr. H. Masagus M.Hakim., M.Kes., dan beberapa OPD lainnya, Supriono meninjau titik banjir yang masih tergenang antara lain, cahaya berlian, seputaran kampus AKN, Dusun baru, Senin (29/05).

Banjir yang terjadi diakibatkan guyuran hujan deras yang terjadi sejak siang hingga sore. Menanggapi banjir yang terjadi kemarin, Supriono langsung memerintahkan OPD untuk tanggap terhadap banjir, agar kedepan tidak terjadi. Salah satunya adalah dengan mempebaiki jaringan infrastruktur yang ada di daerah sekitar.

“Saya perintahkan Dinas terkait untuk lebih menanggapi banjir yang terjadi ini. Kolam retensi yang ada di sekitar lokasi banjir saya harpa untuk dapat segera dibenahi.” kata Supriono tegas dihadapan Para Kepala OPD.

Kemudian, lanjut dia, saluran air dan gorong-gorong untuk dapat segera diperbaiki, dirawat, dan diperlihara dengan baik. Penanganan kawasan banjir harus segera diprioritaskan dan disegerakan sehingga terjadi perbaikan wilayahyang terdampak banjir

Kondisi pasca banjir, Supriono menambahkan, agar Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial serta BPBD Kesbangpol untuk dapat melalukan pemulihan fasilitas sosial dan kesehatan. “ini harus segera dilakukan karena banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan dan trauma. Selanjutnya adalah memastikan pasca banjir itu biasanya banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan, baru setelah itu kita melakukan pembersihan dan normalisasi kawasan” lanjutnya

Ditemui dihadapan warga korban terdampak banjir, Supriono menjelaskan Pemkab Banyuasin menyediakan pusat logistik dan kesehatan. Selain itu, Ia juga mengajak seluruh warga untuk gotong royong bersama pemerintah daerah untuk memperbaiki kawasan.

Saat ini, intensitas genangan air pada beberapa lokasi sudah kembali normal, kemarin sudah mulai menyusut, aktifitas masyarakat sudah berangsur normal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada data pasti terkait jumlah warga yang terdampak maupun kerugian materil yang dialami.
(Kominfo/PKP)