Pasar Sahabat Petani dilaunching

PANGKALAN BALAI — Dalam memberikan ruang kepada petani/kelompok tani untuk memperkenalkan dan memasarkan produk hasil usahanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menggelar Pasar Sahabat Petani. Acara ini diresmikan Bupati Banyuasin Ir. SA. Supriono, MM di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin, Senin (02/03).

Dijelaskan Plt. Kepala Dinas Pertanian Ir. Babul Ibrahim, M.Si, pasar ini akan digelar selama 2 hari, 2-3 April 2018. Pasar Sahabat Petani kali ini berasal dari berbagai kalangan pelaku usaha yang menawarkan beragam produk yang mereka hasilkan. “Direncanakan secara rutin berlanjut pada bulan berikutnya.” kata Babul

Sementara Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan pasar Sahabat Petani dan berharap kegiatan ini dapat berjalan sesuai yang diinginkan. “Kabupaten Banyuasin ini mempunyai beragam produk pangan baik dari komoditas tanaman pangan,  hortikultura, peternakan dan perkebunan.  Komoditas tersebut selain sebagai sumber mata pencaharian masyarakat juga merupakan komoditas penyumbang bagi pendapatan daerah” jelas Bupati Supriono

Supriono mengingatkan agar masyarakat dapat menghargai jasa petani dan dapat menghargai produk yang dihasilkan langsung oleh petani. Salah satunya dengan membeli langsung produk petani pada pasar sahabat peteni ini. Dampak nya antara lain dapat membangun sistem pemasaran yang terintegrasi langsung dengan produsen namun semakin dekat dengan konsumen.

“Saya menghimbau seluruh masyarakat Banyuasin termasuk PNS di lingkup Pemkab Banyuasim untuk membeli produk pertanian lokal Banyuasin.  Ini momen gerakan ekonomi petani. Mari kita hargai petani dengan membeli produk dalam negeri, produk lokal Banyuasin, “harapnya.

“Jangan takut makan beras petani, beras yang dibeli langsung dari petani ini tidak ada pengawetnya. Jadi produk asli petani itu sehat. Untuk itu saya imbau belilah produk lokal karena ini ada efek domino bagi petani, “ tegas Bupati.

Pada penyelenggaraan Pasar Sahabat Petani, disediakan Fasilitas yang berjumlah 23 unit tenda yang merupakan CSR dari Perushaaan perkebunan yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin. Beragam produk pertanian dijual disini dengan harga yang lebih murah dari harga di pasar.

(Diskominfo/PKP)