Melalui Seminar Media Dan Literasi Digital, Diskominfo Ajak Wartawan Wujudkan Banyuasin Bangkit Adil, Dan Sejahtera

PANGKALAN BALAI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar acara seminar pengembangan kemitraan media massa. Seminar yang mengusung tema “Peran media Massa dan Literasi Digital Dalam mengawal program banyuasin bangkit, adil, dan sejahtera” digelar di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa, 2 April 2019.

Bupati Banyuasin H.Askolani, SH.,MH diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. HM. Senen Har, M.Si., membuka secara resmi Seminar yang diikuti kurang Lebih 100 Awak Media se-Kabupaten Banyuasin.

Kadis Kominfo Banyuasin Erwin Ibrahim, ST.,MM.,MBA dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut diselengggarakan sebagai wujud menyambung tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan Media massa yang menjadi mitra pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Acara ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan jurnalis. Apalagi, maraknya berita hoax, kita minta awak media dapat melawan itu semua dengan menyajikan informasi yang tepat kepada masyarakat.

Ditambahkan erwin agar awak media massa dapat memiliki kompetensi, terutama dalam pegiat digital, dengan materi yang Disampaikan jangan sampai terjebak dengan Undang-undang ITE.

Kabupaten Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati Askolani-Slamet menginginkan agar awak media terutama yang bertugas di kabupaten Banyuasin yang telah menjalin kerjasama dangan Pemkab Banyuasin dapat meningkatkan kompetensi.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Senen Har mengatakan  jika kemajuan pembangunan di Kabupaten Banyuasin Tidak lepas dari peran media massa yang aktif dalam memberikan informasi seputar pembangunan dan permasalahan yang ada di masyarakat. Wartawan adalah PKS, dalam artian Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap.

“Kita membutuhkan informasi yang berimbang dan menjadi edukatif bagi masyarakat supaya cerdas. Maka wartawan itu saya sebut PKS yaitu Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap, bagaimana kita mempunyai pengetahuan, bagaimana kita punya keterampilan, bagaimana kita di lapangan menyesuaikan sikap, sopan santun dalam perilaku,” jelasnya.

Ditambahkan Senen Har Bahwa Pemerintah Kabupaten banyuasin tidak anti kritik dalam hal pemberitaan, Oleh Karena itu Media Massa dalam menyampaikan Pemberitaan harus berimbang.

Dengan kemitran yang terjalin dengan media massa selama ini, pihaknya menginginkan para wartawan dan media massa dapat menyajikan informasi yang akurat dan tepat kepada masyarakat.

“Dengan Demikian, 7 Program Pemkab Banyuasin yang dituangkan dalam visi dan misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera dapat terwujud”, Tandasnya.

Dalam Acara tersebut juga dilaksanakan secara simbolis penandatangan Perjanjian Kerjasama antara pemerintah kabupaten banyuasin dengan media massa yang menjadi  mitra pemerintah Kabupaten Banyuasin dilanjutkan dengan penyampaian materi seminar antara lain materi Literasi Digital yang disampaikan oleh Aris Kurniawan  Kasubidid Literasi Digital Kementrian Kominfo RI, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar menyampaikan  materi kompetensi  Wartawan syarat meningkatkan Intergritas dan profesionalitas, Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumsel dan Wartawan Republika Maspril Aries dengan materi ketiga kompetensi Wartawan dan Profesionalisme.

Turut Hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. HM. Senen Har, M.Si Kadis Kominfo, Dandim 0430/Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Kajari, para Owner, Pimpred, Kabiro, Kontributor dan puluhan wartawan, Ketua PWI Sumsel, Ketua PWI Banyuasin dan OPD terkait.

 

(Diskominfo/PKP)