Lagi, Banyuasin Terima Dua Penghargaan Nasional

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin berhasil memboyong dua penghargaan di ajang TOP IT & TELCO 2017 yang digelar oleh majalah Itech. Dua penghargaan tersebut adalah TOP IT Implementation on regency government 2017 dan Top Leader on IT Leadership 2017 untuk Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM yang diserahkan oleh Mensesneg Prof DR pratikno di Balai Kartini Jakarta, Selasa (31/10).

Ini menjadi penghargaan nasional ke sekian kalinya bagi pemerintah kabupaten banyuasin, dan membuktikan bahwa Pemkab Banyuasin terus melesat di kancah nasional. Penghargaan ini diterima oleh Bupati Banyuasin yang diwakili  Asisten Pemerintahan Dr. H. Senen Har, M.Si dan Plt. Kadiskominfo Erwin Ibrahim, ST., MM,. MBA.

Ditemui di sela-sela acara, Selasa (31/10), di balai kartini jakarta, Senen Har, mengungkapkan, keberhasilan pihaknya meraih penghargaan ini tak lain karena menjadikan sektor TIK sebagai salah satu pendukung yang utama didalam pelayanan publik dan pemerintahan elektronik. “Sektor TIK bukan hanya sebatas support, tapi kita menjadikannya sebagai business main,” ujar Senen.

Perkuatan sektor TIK, lanjut senen, akan sia-sia jika pada akhirnya tak menciptakan nilai baik bagi pelayanan publik. “Pemerintah kabupaten memegang prinsip yakni: Integrasi, Sederhana, efesiensi dan akuntabilitas,” lanjut senen.

Ha ini di kuatkan oleh Kadis Kominfo Erwin Ibrahim, ia menambahkan Pemkab banyuasin telah memanfaatkan Big Data untuk membantu menganalisa dan menyediakan data terintegrasi berbasis fiber optik di kawasan terpadu. Hal ini membantu mengurangi potensi pemborosan dan menciptakan efisiensi.

“Selain membangun infrastruktur TIK kami pun melakukan integrasi konten dan pelayanan publik  untuk meminimalisir birokrrasi yg panjang dan berbelit. Seperti menyediakan siatem yg handal dan terintegrasi, pungkas Erwin.

Terpisah, Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM mengungkapkan kekuatan memberikan pelayanan publik terletak dari komitmen bersama dan kesungguhan pengabdian yg harus ada pada pejabat dan seluruh aparatur. TIK hanyalah tools, kesungguhan itulah yg dapat menciptakan perubahan. Penghargaan ini bukan akhir dari pemgabdian tetapi hanya pemicu awal utk memperbaiki kembali pelayanan. “Selamat untuk masyarakat Banyuasin.” singkatnya

Keberhasilan implementasi dan pemanfaatan TI & Telco di perusahaan, institusi kepemerintahan, termasuk BUMN, BUMD dan lembaga lainnya, mampu mendorong terciptanya pengelolaan manajemen dan bisnis menjadi lebih esien, efektif, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan implementasi TIK, Majalah Itech yang juga mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), tahun ini kembali menyelenggarakan penganugerahan Top IT & Telco 2017 dengan mengangkat tema “Digital Business Transformation for Great Indonesia”.

Ajang penghargaan ini juga didukung oleh beberapa asosiasi TI Telco, seperti ASPEKTI (Asosiasi Perusahaan Konsultan Telematika Indonesia), IKTII (Ikatan Konsultan TI Indonesia), ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia), ABDI (Asosiasi Big Data Indonesia), serta lembaga lainnya.

“Bidang TIK ini terus mengalami perkembangan yang cepat sekali, baik aplikasi software bisnis, produk hardware, dan solusi lain berbasis TI & Telco. Terlebih dengan berkembangnya konsep smart, seperti smart city, smart office, dan konsep lain yang kian berkembang luas di era internet ini (internet of tings- IoT),” ujar M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara Top IT & Telco 2017 yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Itech.

Tahun ini merupakan ajang penghargaan yang ke-4 kalinya ini, juga bertujuan mendorong kalangan bisnis, institusi pemerintah, BUMN dan lembaga lain, agar senantiasa peka dalam menyikapi tren perkembangan IT & Telco dengan melakukan up dating (pemutakhiran), bahkan bisa lebih kreatif dalam mengembangkan inovasi dan solusi di setiap instansi.

Penilaian per Sektor

Dari proses dan hasil wawancara penjurian, Dewan Juri menetapkan ada 53 perusahaan dan 25 instansi pemerintahan yang mendapatkan penghargaan Top IT Telco 2017. Kriteria utama dalam menentukan pemenang adalah, perusahaan atau instansi pemerintahan, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi TI dan Telco di perusahaannya, serta mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanannya.

Penghargaan diberikan per sektor bisnis, mengingat kompleksitas masing-masing sektor usaha, adalah berbeda-beda.

Sektor bisnis yang dikompetisikan adalah setor usaha Bank, BPD, Multifinance, Asuransi, E-Commerce, IT & Telekomunikasi, Energi Pertambangan, Pelabuhan dan Bandar Udara, Infrastruktur, Transportasi, Agro industri, PDAM, dan Hospitality. Sedangkan kategori untuk instansi pemerintahan terdiri dari Kementerian, Lembaga/ Badan, Pemerintahan Provinsi, Pemerintahan Kota, dan Pemerintahan Kabupaten.

Dalam proses ini, Dewan Juri juga menetapkan kategori khusus, yaitu implementasi TI yang terkait dengan aspek lingkungan atau yang kita kenal dengan Go Green, kegiatan CSR perusahaan yang terkait dengan pengembangan IT di masyarakat, dan serta Implementasi IT yang mendorong penggunaan Open Source, serta IT yang memiliki dampaknasional.

Selain itu, Dewan Juri juga menetapkan penghargaan untuk Top Leader in IT Leadership 2017. Penghargaan ini diberikan kepada CEO perusahaan dan pimpinan instansi pemerintahan, yang memiliki komitmen dan dukungan yang tinggi terhadap keberhasilan implementasi sistem IT di dalam perusahaan atau instansinya. Penilaian ini didasarkan pada pemahaman, bahwa akan sangat sulit untuk mengimplementasikan dan memanfaatkan sistem IT di perusahaan dan instansi pemerintahan, tanpa dukungan dan komitmen dari Top manajemen.

Pada acara ini, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pertanian, Kepala BASARNAS, Gubernur Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta beberapa Walikota, dan Bupati, menerima penghargaan Top Leader in IT Leadership 2017 bidang instansi pemerintahan. Sedangkan beberapa CEO perusahaan besar, juga memperoleh penghargaan Top Leader in IT Leadership 2017 bidang korporasi. (Diskominfo/Tim)