Kapolres Banyuasin Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Tiga Kapolsek

Banyuasin – Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) pejabat utama Polres Banyuasin dan 3 Kapolsek di Jajaran Polres Banyuasin yakni Kabagren, Kasatreskrim, Kapolsek Betung, Kapolsek Rambutan dan Kapolsek Makarti Jaya. Senin (4/11)

Upacara sertijab tersebut diikuti oleh Waka Polres Banyuasin, Pejabat Utama, Kapolsek Jajaran, Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Adapun Pejabat yang disertijab berdasarkan lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /523/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019, yang mana AKP Nusirwan, SE.,MM menjabat sebagai Kabagren Polres Banyuasin yaitu Iptu Juarni B Wakijan menjabat sebagai Kapolsek Rambutan menggantikan AKP Iskandar ,SH.MM yang saat ini mutasi dan menjabat Panit 1 Unit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumsel , Iptu Marihot Manik menjabat sebagai Kapolsek Makarti menggantikan AKP Rudi Hartono, SH saat ini mutasi menjabat Pama Polresta Palembang dan Iptu Toto Hernanto, SH menjabat sebagai Kapolsek Betung menggantikan AKP Naziruddin, SH.,.M.Si, yang mutasi menjabat sebagai Panit 2 Unit IV Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Berdasarkan lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /524/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 yang mana AKP Ginanjar Alia Sukmana , S.IK menjabat Kasat Reskrim menggantikan AKP Wahyu Maduransyah,ST.,S.IK yang saat ini mutasi menjabat PS Kanit 1 Subdit 5 Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Dalam Upacara Sertijab, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar,S.IK melepaskan dan menyematkan tanda Pejabat yang disertijab dan memimpin sumpah jabatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Sertijab.

Kapolres AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK mengatakan bahwa, alih tugas di lingkungan Polri merupakan hal biasa, wajar dan alami, dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan dinamika tugas guna menjamin kesinambungan pelaksanaan program maupun kebijaksanaan pimpinan Polri memelihara dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan, ancaman dan gangguan kamtibmas yang semakin kompleks.

“Alih tugas sebagai pembinaan personel dalam memberikan pengalaman jabatan, agar yang bersangkutan semakin mantap dan matang dalam penguasaan bidang tugasnya dengan pengalaman dalam kepemimpinan, yang pada gilirannya dapat menjadi bekal pengembangan karier,” jelasnya.

“Kata orang bijak lebih baik satu suri tauladan dari pada seribu nasehat, yang perlu kita renungi yaitu jangan memikirkan lamanya kita menduduki suatu jabatan, tetapi apa yang sudah kita perbuat untuk masyarakat lingkungan, bangsa dan negara selama kita menjabat”. ungkapnya

“Atas nama pribadi dan kesatuan saya ucapkan terima kasih atas peran aktif saudara dalam melaksanakan tugas-tugas pembinaan maupun operasional dengan baik dan memimpin itu adalah seni, oleh karena itu diharapkan dalam memimpin jangan hanya memerintah, tetapi saudara harus bersama-sama menyertai anggota sehingga anggota punya moril dan bila ada sesuatu cepat teratasi”. pungkasnya.

“Kepercayaan untuk menduduki jabatan sebagai pemimpin jangan disia-siakan, hendak ditindak lanjuti, tunjukkan dengan kerja keras penuh semangat dan prestasi nyata walaupun masih dihadapi berbagai kendala keterbatasan bidang personel, materil, logistik maupun kondisi lainnya,” tegasnya.