Jalintim Rusak Parah, Dishubkominfo Surati BBPJN

jln-rusakBanyuasin – Kerusakan jalan lintas timur Palembang-Betung kian memprihatinkan. Sejauh ini, belum ada upaya dari pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Akibatnya akses lalu lintas terjadi macet, bahkan tak sedikit memakan korban jiwa disebabkan kecelakaan lalulintas.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Banyuasin Supriadi SE, MStr mengatakan pihaknya segera menyurati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III guna memperbaiki kerusakan jalan dari KM 13 hingga Simpang Tiga Betung.

Menurutnya kondisi itu diperparah curah hujan yang tinggi menyebabkan jalan berlubang tertutup air sehingga memperlambat laju kendaraan yang menimbulkan kemacetan panjang. Bahkan rawan kecelakaan lalulintas.

“Suratnya sudah kita buat untuk ditujukan kepada BBPJN dan segera di layangkan. Kita berharap jalan yang rusak saat ini segera diperbaiki karena sudah sangat parah dan berlubang,” katanya.

Desakan perbaikan jalan tersebut, juga dalam rangka operasi lilin 2016 dan perayaan tahun baru 2017, bersamaan libur panjang sekolah yang menyebabkan mobilitas lalulintas kendaraan makin padat.”Kita berharap BBPJN segera melaksanakan perbaikan jalan pada titik-titik daerah potensi kecelakaan maupun daerah rawan kecelakaan dijalan Nasional tersebut,”tuturnya

Terpisah, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramadhan Kiemas, saat berkunjung ke DPRD Banyuasin, mengatakan jika perbaikan kerusakan Jalan Lintas Palembang-Betung alias Jalan negara bakal dikerjakan Maret 2017 mendatang

“Rapat terakhir kami dengan BBPJN III, mereka telah mengupayakan perbaikan kerusakan Jalan negara, tapi biasanya dikerjakan setelah Musim hujan selesai. Kemungkinan Maret 2017 bakal dikerjakan,” katanya dia.

Namun kata Giri, pihaknya tetap berharap kerusakan terparah dan membahayakan pengguna Jalan agar dilakukan perbaikan segera.

“Saya tetap berharap jalan yang mengalami kerusakan dan titik berbahaya mesti dilakukan perbaikan, supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar dia.

Menurut dia, menjadi kendala keterlambatan perawatan jalan, karena adanya pemotongan dan pengurangan anggaran.

“Tapi mudah-mudahan tahun 2017 perbaikan Jalan negara berjalan normal tanpa adanya kendala sedikit pun,”pungkasnya