Himbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi (Angin Kencang/Puting Beliung, Banjir, Tanah Longsor, Banjir Bandang dsb) akibat Hujan Lebat disertai Petir dan Angin Kencang

Seiring masuknya musim hujan di wilayah Sumsel pada skala meteorologi dengan indikasi menguatnya Angin Muson Cina Selatan yang sarat uap air dan melalui wilayah Indonesia pada umumnya dan wilayah Sumsel pada khususnya mengakibat peningkatan curah hujan dan adanya potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang umumnya terjadi pada siang-sore hari sedangkan potensi hujan ringan-sedang yang berlangsung lama (kontinyu) apabila terjadi pada malam-dini hari.

Tercatat pada Citra Satelit dan Radar Cuaca BMKG 3(tiga) hari terakhir telah terjadi peningkatan dan kontinyuitas (terus menerus) Curah Hujan di wilayah Sumsel bagian barat yakni pada wilayah dataran tinggi (Bukit Barisan) yang akan berdampak potensi adanya Bencana Hidrometeorologi (Genangan/Banjir ,Banjir Bandang dan Tanah Longsor) pada di wilayah Kab. Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau, Kab. Empat Lawang, Kab. Lahat, Kab. Muratara, Kab. Muba, Kab. PALI, dan Kab. Muara Enim

Sedangkan Potensi Bencana Hidrometeorologi (Angin Kencang/Puting Beliung dan Genangan/Banjir) pada wilayah Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, Kab. Banyuasin dan Kota Palembang, Kab. OKI, Kab. OI, Kab. OKU Timur, Kab. OKU dan Kab.OKU Selatan.

Kami menghimbau Masyarakat dan Stakeholder terkait untuk tetap waspada dan update Informasi dan Peringatan Dini Cuaca dari BMKG dan melakukan tindakan preventif meminimalisasi dampak Bencana Hidrometeorologi (perbaikan infrastruktur lebih tahan bencana, membersihkan dan memperbaiki drainase dsb)

Demikian, semoga bermanfaat.
*BMKG Sumsel*
*Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang*