Ganyong Diolah Jadi Makanan, dr Fitri Askolani Bantu Mesin Tepung

BANYUASIN- Ganyong atau yang lebih di kenal dengan Ubi Laos, merupakan Salah satu tanaman lokal yang ditanam oleh petani Desa Plajau Kecamatan Banyuasin III. Tanaman ini dapat diolah menjadi berbagai macam makanan seperti kue, agar-agar dan bubur.

Ganyong ini ternyata dapat menjadi pengganti karbohidrat seperti nasi. Tanaman ini memiliki khasiat tinggi bagi kesehatan. Selain itu tanaman ini pula mudah tumbuh meskipun musim kemarau, masyarakat bisa menanamnya.

Hal itu mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani dengan memberikan bantuan berupa mesin penepung, oven, mixer dan porsimetri kepada petani didesa itu.

Hadir juga Kepala Baketpan Banyuasin Anna Suzana, Kepala Perikanan Ria Apriani, Kepala DPPKBPPPA Yosi Zartini, Camat BAIII Yuni Khairani, Kades Plajau Edi Anhar, dan ibu-ibu TP PKK Desa.

Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani mengatakan masyarakat yang mempunyai ide mengelola makanan ganyong bentuk kemajuan ekonomi yang bisa dijadikan pengganti karbohidrat seperti nasi.

Menurutnya, tanaman ganyong bisa menjadi salah satu tambahan penghasilan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kalau memang kelompok tani serius bisa mengelola ganyong, maka kita usulkan ke pusat memberi bantuan 500 juta untuk pemberdayaan perempuan. Harapan saya untuk kemajuan ibu-ibu banyuasin,” ujar Sri fitrianti Askolani.

Dengan bantuan alat penepung yang telah diberikan, beliau berharap agar warga dapat mengelolanya dengan lebih semangat lagi dalam menciptakan berbagai macam makanan dari Ganyong ini sehingga makanan tersebut dapat dijual dan menjadi tambahan penghasilan bagi mereka.

“Karena ibu – ibu rumah tangga biasanya mengelola ganyong dengan cara tradisional yakni diparut lalu diperas dan diendapkan ke air, ketika airnya bening jadilah tepung, terus aduk dan di cetak menjadi kue dan makanan,”jelasnya.

Ditambahkan Kepala Baketpan Banyuasin Anna Suzana mengharapkan masyarakat lebih mengalakan lagi menanam ganyong baik dihalaman rumah dan kebun sehingga ganyomg mudah didapatkan jika ada permintaan masyarakat lain.

“Khasiat makanan ubi laos cukup baik bagi
percernaan usus, merendahkan gejala panas, pencegahan penyakit lambung, mengatasi sakit kepala. “ Dengan adanya manfaat – manfaat yang positif ini kami berharap agar memperdayakan tanaman
Ganyong lebih di tingkatkan lagi,” jelas Anna.

Sambungnya karena tumbuhan Ganyong ini adalah salah satu pangan lokal yang bisa di ekspor sebagai pengganti nasi, dan juga bisa diolah menjadi makan lainnya seperti kue, bolu, dan bubur.

“Untuk mengelola pangan lokal industri kecil dan diharapkan salah satu pemicu masyarakat untuk pemberdayakan. Selanjutnya, jika ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Maka Pemerintah bisa memberi bantuan lebih lanjut,” jelasnya.

Kepala Desa Plajau Edi Anhar mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Banyuasin yang telah memberikan perhatian kepada petani ganyong atas bantuan mesin penepung untuk menjadi olahan makanan.

“Bantuan itu akan memberikan motivasi bagi petani ganyong untuk lebih meningkatkan lagi penghasilan bagi keluarga mereka dan dapat dicontoh oleh masyarakat lain,”katanya. BUD