Gandeng PLN, Supriono Canangkan Banyuasin Terang  

 

 

Pangkalan Balai — PEMERINTAH Kabupaten Banyuasin mencanangkan Banyuasin terang dan terbebas dari pemadaman listrik. Hal itu terungkap saat Wakil Bupati sekalu Plt Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM menggelar rapat bersama PT PLN Rayon Pangkalan Balai yang diikuti kepala SKPD dan camat, di ruang rapat wakil bupati, Senin (20/3).

Supriono menegaskan, pihaknya secepatnya akan mencanangkan program tersebut. Untuk itu, dia mohon dukungan masyarakat untuk mengikhlaskan tanaman yang menjulang dekat jaringan listrik untuk ditebang. Sebab yang menjadi penyebab padamnya listrik karena tertimpa ranting dan lainnya.

“Jadi kami berharap kepada masyarakat agar tidak berpikir meteri sebab semua untuk kepentingan orang banyak. Kami minta keiklasan dari masyarakat yang punya tanaman dekat dengan kabel listrik untuk ditebang. Kami juga meminta masyarakat agar tidak menanam pohon yang menjulang tinggi dekat dengan jaringan listrik,” harap Supriono.

Supaya program ini terwujud, Supriono berharap Camat untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemangkasan pohon yang menjulang kabel listrik. Dia pun mengaku optimis jika semua itu dilakukan maka Banyuasin terang dan terbebas dari pemadaman listrik akan terwujud.

“Karena bukan hanya sekedar pemangkasan pohon saja, PLN juga akan melakukan penambahan kapasitas jaringan, jadi program ini perlu kita dukung. Mudah-mudahan kedepan Banyuasin bisa terbebas dari pemadaman listrik secara mendadak bisa teratasi,” harap dia

Sementara itu, Manager PT PLN Rayon Pangkalan Balai Frans Handoko menjelaskan, program Banyuasin terang merupakan hasil koordinasi lisan pihaknya kepada wakil bupati yang mana ada tiga langkah. Pertama yaitu perbaikan atau peningkatan program bersih jaringan listrik.

“Dimana radius 3 meter atau sebatas 6 meter sisi kiri dan kanan jaringan listrik tidak ada hambatan tanam tumbuh. Tujuannya supaya suplai Gardu Induk (GI) Talang Kelapa hingga GI Desa Talang Duku Kecamatan Betung itu bisa seteril dan bebas dari gangguan,” jelas dia.

Selain itu, program bersih terhadap tunggakan. Sebab tunggakan sangat berpengaruh terhadap PAD Banyuasin melalui pajak penerangan jalan, karena jika semua pelanggan PLN Rayon Pangkalan Balai tidak ada yang menunggak pastinya PAD akan bertambah.

“Tak sebatas itu saja agar Banyuasin terbebas dari pemadaman listrik tanpa diduga atau mendadak, pihaknya berencana akan menambah kapasitas dari GI Betung maupun GI Talang Kelapa. Kita menargetkan sebelum bulan puasa program ini sudah terlaksana,” pungkas dia.

Rapat kerja Pemkab Banyuasin bersama PT PLN Rayon Pangkalan Balai, diikuti Asisten I Dr H Senen Har, sejumlah Kepala SKPD dan sejumlah Camat. (.)