Dokter Alumni FK Unsri Masuk Desa Terpemcil, Tanggulangi Penyebaran Penyakit ISPA

Banyuasin – Kabut asap menyelimuti wilayah Banyuasin, membuat para dokter Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang terpanggil untuk masuk ke pelosok desa terpencil. Salah satunya Desa Semuntul Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan, Kehadiran mereka tersebut, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin sekaligus dalam rangka Dies Natalis Ke 57 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sriwijaya. Sabtu (21/9).

Pengobatan Gratis bagi masyarakat dan siswa-siswi sekolah Dasar serta sosialisasi tentang cara pengobatan dini agar tidak terjangkit penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) akibat terpapar Kabut ASAP juga dilakukan dalam kegiatan Bakti Sosial itu.

Kepala Dinas Kabupaten Banyuasin, Mgs Hakim mengatakan bahwa, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan juga para Dokter yang ada di Sumatera Selatan terkhususnya Dokter yang bertugas di Kabupaten Banyuasin dan kegiatan ini juga merupakan sebagai bentuk kepedulian kepada Desa yang terisolir dan saat ini untuk penangan kesehatan masyarakat telah lengkap di Puskesmas Semuntul yang telah terakreditasi.

” Pemkab Banyuasin telah prioritaskan kesehatan masyarakat. Jadi pelayanan dan sarana prasarana untuk kesehatan masyarakat akan kita tingkatkan, Desa Semuntul ini walau terisolir kawasan pedesaannya cukup sehat dan bersih dan Puskesmas yang ada juga sangat melayani masyarakat di Desa ini.”,ucap.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unsri dr. H. Syarif Husin, M. S, menyampaikan bahwa sangatlah peting saat ini untuk dapat melayani masyarakat agar mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. beliau sangatlah mendukung dengan hal-hal peningkatan professional para Dokter dalam melayani kesehatan masyarakat.” Semoga dengan adanya Bakti Sosial ini dapat bermanfaat.” Jelasnya.

Ketua Ikatan Alumni FK Universitas Sriwijaya dr.H. Zulkifli, Sp.An, KIC, M.Kes, MARS berharap warga Desa Semuntul nantinya ada yang menjadi Dokter dan anak-anak yang sudah daftarkan ke FK Universita Sriwijaya (Unsri) mudah-mudahan menjadi dokter masa depan.