CSR Tidak Harus Fisik, Bentuk Masyarakat Binaan

images-3Pangkalan Balai-Penyaluran dana Corporate Social Responsibility (Csr) atau tanggung jawab sosial perusahan terhadap masyarakat, tidak melulu harus kegiatan fisik.

Plh Bupati Banyuasin SA Supriono mengatakan, sejauh ini sejumlah perusahaan di Banyuasin telah menyalurkan dana CSR nya, diantaranya berupa bangun jalan, aksi sosial beasiswa pendidikan dan yang lainnya. “Itu semua bagus, tapi sebenarnya tidah harus berbentuk fisik, alangkah baiknya kalu melakukan pembinaan  yang berkelanjutan ,” kata Supriono.

Diantaranya dengan membentuk desa binaan, mengembangkan komoditas di derah tersebut. Misalkan desa itu banyak komoditas  petani jagung, perusahaan bisa menyalurkan dana CsR nya untuk membina petani jagung di sana, mulai dari penyemaian sampai pasca panen. “Dengan harapan kualitas dan kuantitas hasil panen jauh lebih baik,” kata Supriono.

Bahkan, lanjutnya, sangat baik bila perusahaan tersebut dengan dana CSR nya memfasilitasi kerjasama dengan perusahaan lain yang memang membutuhkan komoditi yang dihasilkan dari desa binaannya. “Jadi, saat panen sudah ada yang siap menampung hasil panen para petani tersebut dengan harga bersaing,” katanya.

Atau contoh lainnya, seperti di wilayah yang banyak menghasilkan udang maupun tangkapan laut. Dana CSR bisa saja digunakan untuk mendidik masyarakat, bagaimana cara mengolah hasil tangkapan itu berdaya jual tinggi dan mencarikan kemana komoditi itu bisa dipasarkan dengan harga yang bersaing. “Kita di Banyuasin banyak memiliki potensi alam yang bernilai tinggi, tinggal meningjatkan kualitas SDM nya dan di manajemen dengan baik,” katanya.