Bupati Banyuasin Wujudkan Suplai Air Bersih

Banyuasin – Bupati Banyuasin H. Askolani, SH, MH mengatakan bahwa air bersih PDAM Tirta Batuah Banyuasin direncanakan akan mengalir ke pelanggan selama 12 jam, untuk mewujudkan hal tersebut memerlukan biaya yang cukup besar. ”saya berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, SH,. MM untuk memberikan bantuan dana,”.

“Hasil dari koordinasi cukup positif, beliau menyambut baik, mudah-mudahan terealisasi dan selain Pemerintah Provinsi pihaknya juga akan meminta bantuan Pemerintah Pusat,”ungkapnya

Noor Yosept Zaath Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemungkiman dan Pertanahan mengatakan bahwa rencana Bupati H. Askolani, SH,. MH untuk mewujudkan PDAM Tirta Betuah Banyuasin mengalir selama 12 jam, maka dari itu Pemkab Banyuasin akan mengusulkan kepada Gubernur Sumatera Selatan untuk meningkatkan kapasitas PDAM Tirta Betuah Banyuasin.

“Untuk meningkatkan kapasitas PDAM Tirta Betuah, setidaknya memerlukan dana sekitar Rp 45 miliar, itu untuk satu saja dan saat ini baru 60 liter/detik yang sisalurkan PDAM Tirta Betuah, jika berhasil maka menjadi 160 liter/detik,”jelasnya.

“hal ini sudah diusulkan, untuk tahap awal, ada sekitar empat kecamatan yang menjadi prioritas yaitu Banyuasin III, Talang Kelapa, Kenten dan Betung. Bisa jadi empat wilayah tersebut bergantian dan ini dilakukan secara bertahap, itupun tergantung anggaran yang diberikan Pemprov serta Pemerintahan Pusat,”ungkapnya.

Penyebab mengalirnya air PDAM Tirta Betuah Banyuasin 1-2 kali seminggu dikarenakan kapasitas sambungan yang melebihi batas.”seperti di wilayah Banyuasin III, normalnya 3 ribu kepala keluarga dan sekarang sudah 7.000 kepala keluarga dengan jumlah itu mengakibatkan suplai air bersih harus bergantian,”ujarnya.