Bupati Askolani Santuni Korban Kapal Awet Muda

KARANG AGUNG ILIR — Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH mengunjungi sejumlah korban kecelakaan speed boat di Desa Karang Sari Kecamatan Karang Agung Ilir (Rabu (20/03). Kedatangan Askolani dalam rangka memberikan dukungan moril kepada ketujuh keluarga korban meninggal dunia, sekaligus memberikan bantuan santunan meringankan beban keluarga korban.

Bupati Banyuasin beserta rombongan membawa santunan senilai Rp.15.500.000 kepada keluarga korban baik yang meninggal dan luka luka. Sementara BAZNAS memberikan santunan total 16 juta rupiah kepada para korban meninggal. Selain itu juga Pemkab memberikan bantuan sembako.

Saat menemui keluarga korban, Askolani menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. “Kita sama sama mendoakan agar korban meninggal diterima dan ditempatkan kedalam surga. Dan bagi keluarga dapat menerima dengan tabah ketentuan yang telah ditetapan,” kata Askolani

Bupati Askolani, mengaku nilai santunan yang diberikan kepada korban yang meninggal tak mampu mengobati duka keluarga. Ia berharap santunan yang diberikan tersebut bermanfaat bagi keluarga ahli musibah.

“Kita berharap santunan ini dapat mengurangi beban keluarga yang sudsh ditinggalkan. Dan ini bentuk perhatian pemerintah terhadap musibah yang sudah terjadi,” ucap dia.

Kedepan, Askolani memastikan kejadian ini menjadi bahan evaluasi memperbaiki masalah transportasi air di Banyuasin.”Beberapa kebijakan tentang pengaturan fisik kapal terutama pintu atau jendela akan diatur. Kita ingin menciptakan transportasi yang aman dan nyaman. Tidak menutup kemungkinan disiapkan payung hukum untuk keselamatan penumpang,” pungkas Bupati

Sementara, Kepala Jasa Raharja Cabang Sumsel John F Panjaitan menjelaskan Jasa Raharja memberikan santunan bagi korban meninggal dunia sebesar 50 juta per orang. Sementara korban luka diberikan surat jaminan perawatan maksimal 20 juta di rumah sakit yang sudah ditunjuk.

Direktur Polair Polda Sumsel Kombes Imam Thabrani, S.IK., MH meminta kepada pengemudi speedboat untuk benar-benar memperhatikan kondisi kapal dan fisik pengemudi. “Tidak menutup kemungkinan akan diadakan pengecekan kondisi fisik para pengemudi,” ujar Imam

Diberitakan sebelumnya Senin, 18 Maret 2018 terjadi kecelakaan tunggal Speed Boat 200 PK Awet Muda di Perairan Jalur 10 Telang Desa Upang Jaya Kecamatan Muara Telang. Informasinya Speed Boat berangkat dari Primer Karang Agung menuju Pelabuhan Benteng Palembang menabrak Pohon yang berada di pinggir sungai.

Berikut identitas korban antara lain yang meninggal dunia sbb:
Nama :
1.Muhammad als Mamat,50 Thn,Serang Speed Boat Awet Muda (MD)
2.Kodar,20 Thn,Kernet Speed Awet Muda (MD)
3.Muhidin,(MD)
4.Husnul,60 thn,(MD)di bawa ke Rs Bhayangkara
5.Sopian,60 thn,(MD) dibawa ke Rs Bhayangkara
6.Tarno (MD)
7.Ganjar Winarsih,laki-laki,39 thn,luka patah pada bagian tangan sebelah kanan.

Luka-luka :
1.Marbeto,48 thn,laki-laki,luka patah pada bagian kaki sebelah kanan.

Adapun identitas korban yang selamat,sbb
Nama :
1.Febro,21 thn
2.Setio,38 thn
3.Hamim,50 thn
4.Risa,15 thn,Perempuan
5.Satimen,37 thm
6.Budi,30 thn
7.Aqila,balita,1 thn,perempuan
8.Feli,32 thn,laki-laki
9.Nila Kurnia,20 thn,perempuan

(2 orang telah kembali ke rumah nya dan belum sempat didata).

Turut mendampingi Bupati, Wakil Ketua DPRD Banyuasin H. Heryadi, Kepala PT Jasa Raharja Persero, Direktur Polair Polda Sumsel, Ketua BAZNAS Banyuasin, Kepala Kesbangpol, Plt. Kepala Dinsos, Plt. Kepala Dinas PMPD, Kasat Pol PP, dan sejumlah pejabat lainnya.

(Diskominfo/PKP)