Bupati Askolani Ajak Warga NU Terus Rawat Persatuan Bangsa

AIR SALEK — Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) telah menjadi rujukan dan pemersatu bagi organisasi Islam di Indonesia. Hal ini dikatakannya pada Tabligh Akbar dalam rangka Hari Lahir (Harla) NU ke-93 di Desa Saleh Mukti Kecamatan Air Salek, Minggu (03/02).

Dihadapan warga NU Kecamatan Air Salek, Bupati Askolani mengaku NU telah menjadi pelindung kaum marjinal, NU menjadi pelindung kaum miskin, dan NU hadir untuk semuanya.

Sesuai tema yang diusung, “Melalui Harlah NU ke-93 menuju Banyuasin Bangkut, Berakhlak Mulia dalam bingkai NKRI, NU tetwp dihati”, orong nomor satu di Banyuasin ini berpesan agar para Ulama, umaro, dan masyarakat untuk dapat merawat persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, Indonesia adalah tanah yang amat beragam, bangsa yang amat beragam, tapi bukan hanya keberagaman itu, tapi juga persatuan yang jauh lebih penting.

Lebih lanjut, ia menjelaskanTabligh Akbar ini bukan hanya kepentingan agama melainkan juga memikirkan urusan kebangsaan. “Istighosah ini memberikan edukasi kepada umat bahwa harus ada keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual dan emosi,” kata Askolani

Pada kesempatan itu digelar Sunatan Massal yang diikuti sekitar 40 anak, dan penyerahan bantuan korban angin puting beliung di Air Salek.

Turut Hadir Kapolres Banyuasin, Dandim 0430 Banyuasin, Wakil Ketua DPRD Banyuasin H. Heryadi, Anggota DPRD Arisa Lahari, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. HM. Senen Har, M.Si, Kadiskominfo Erwin Ibrahim, SR., MM., MBA, Perwakilan OPD Banyuasin, Warga NU, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama.

(Diakominfo/PKP)