Atlet Asal Banyuasin Pamerkan Pecak Silat Di Festival Banyuasin.

thumb_dsc_0154_1024Banyuasin – Acara Festival Kota Hijau Kabupaten Banyuasin menjadi ajang pertunjukan bakat para atlit juara pencak silat asal Banyuasin. Sekaligus memperkenalkan bahwa pelajar asal Kabuoaten Banyuasin sudah banyak mendaparkan juara tingkat Propinsi hingga Nasional.

Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Hijau Kabupaten Banyuasin yang bekerja sama dengan Dinas PU CK dan Pemerintahan Kabupaten Banyuasin ini, bukan hanya sebagai sarana hiburan saja, namun digunakan untuk memperkenalkan seni beladiri pencak silat. Yang sudah banyak mendapatkan prestasi skala Propinsi dan Nasional, terlebih putra-putri asal Kabupaten Banyuasin sendiri yang menjadi atlet yang banyak.memenangkan pernghargaan ini.

Seperti yang dikatakan oleh Eko Purnomo, sebagai Pelatih Pecak Silat Setia Hati Terate (PSHT) di SMK Satria Nusantara Betung. Dirinya mengatakan jika ada 15 orang yang dibawa untuk memperlihatkan atraksi pencak silat ini, dan diantaranya ada 6 atlit yang memenangkan banyak penghargaan tingkat Propinsi dan Nasional.

“Hari ini kita akan memperlihatkan kepada masyarakat Banyuasin tentang seni beladiri asli Indonesia. Ada 15 orang dibawa, diantaranya 6 atlit asli Banyuasin,” katanya.

Dirinya juga mengatakan jika dalam festival ini memang sengaja disiapkan untuk menjadi salah satu hiburan untuk masyarakat Banyuasin di acara ini, para atlit yang dibawa mulai dari tingkat SMP hingga SMK Satria Nusantara Betung, beralamat di Jln Palembang-Jambi KM 67,5 Betung.

Untuk atlit yanh dibawa ada dua orang yang berprestasi, antara lain telah meraih Juara tiga SMP Tingkat Propinsi di bidang Pecaksilat yaitu Novita Lestari dari  SMP Satria Nusantara Kelas 8. Dan juga Harianto Juara Satu Putra dari SMK Satria Nusantara.

“Dua orang atlit tersebut sudah memenangkan kejuaraan pecaksilat tingkat Propinsi, ini dilakukan agar masyarakat mengetahui prestasi yang diraih pelajar di Banyuasin,” katanya.

Sementara Arifin selaku Wakil Keiswaan SMK Satria Nusantara, saat diwawancara Koran SINDO Palembang mengatakan, jika sekolah memang mendukung dan memaksumalkan potensi siswanya, terlebih untuk mengarumkan nama daerah. Oleh karena itu, acara Festival Kota Hijau Kabuoaten Banyuasin ini juga menjadi salah satu ajang untuk memperkenalkan, dan menginformasikan jika pemuda asal Banyuasin banyak memiliki prestasi dan potensi yang besar.

“Acara ini menjadi ajang sosialisasi untuk meningkatkan kebudayaan asli Indonesia, terlebih Pemerintahan Banyuasin agar memberikan respond dan perhatian untuk para atlit daerah,” katanya.

Sedangkan Ketua Pelaksana acara Festival Kota Hijau Kabuoaten Banyuasin, M. Fauzi mengatakan, memang hal ini sengaja dilakukan, selain untuk memberikan hiburan, juga memberikan pemahaman dan informasi baru tentang kemajuan Kabupaten Banyuasin. Mulai dari potrnsi daerah hingga potensi pemuda yang mengharumkan nama Kabupaten Bumi Sedulang Setudung ini.

“Ini memang sengaja dilajukan, agar masyarakat dan Pemerintah mengetahui kemahuan dan potensi yang ada di Banyuasin,” katanya.

Dirinya menambahkan, nantinya setelah acara ini bisa direspond, apa dan segala bentuk kemajuan yang ada di Kabupaten Banyuasin agar bisa lebih berkembang.

“Hasil ya g diharapkan, agar perhatian Pemerintah terpusat pada kemajuan di Banyuasin,” katanya.

Sementara Selaku Pembina Acara Festival Kota Hijau dan juga Kepala Dinas Pasar Kabupaten Banyuasin, H. M. Yusuf mengatakan, memang jika seharusnya setiap acara yang dilakukan di Kabupaten Banyuasin ini akan lebih bermamfaat jika menampilkan potensi yang ada di Kabupaten Banyuasin, milai dari potensi daerah ataupun yang lain. Terlebih menampilkan kesenian khas asli seperti pencaksilat yang dibawakan oleh para atlet asli asal Kabupaten Banyuasin.

“Nantinya setiap acara seperti ini dapat menjadi salah satu media promosi dan informasi perkembangan dan kemajuan yang ada di Banyuasin,” katanya sesaat setelah melakukan undian berhadi

 

Write a Comment

view all comments

Only registered users can comment.