Usai Terima Plakat WTP 7 Kali Berturut-turut, Bupati Askolani Sebut Awal Yang Baik Untuk Banyuasin

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin mendapat plakat penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH menerima langsung Plakat Penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati di Gedung Dhanapala Kementerian Keungan RI, Kamis (20/09).

Apresiasi ini diberikan setelah Banyuasin berhasil mendapatkan penilaian keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 7 kali berturut-turut sejak tahun 2012-2017.

Selain Banyuasin, penghargaan diterima juga oleh Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Mura, Muratara, Ogan Ilir, OKI, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, Muba, Lahat dan Empat Lawang. Penghargaan diberikan dalam acara Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 dengan tema “Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat”

Pada Rakernas kali ini, Pemerintah memberikan penghargaan bagi 93  instansi, Kementerian  Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah (Provinsi, Kota, dan Kabupaten) yang mendapat opini terbaik, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 5 kali berturut-turut.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani  mengatakan sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2017 kembali memperoleh opini terbaik yaitu WTP, mempertahankan capaian opini WTP atas hasil pemeriksaan LKPP Tahun 2016. Capaian opini tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang memperoleh opini WTP atas laporan keuangannya masing-masing. Untuk tahun 2017, K/L yang memperoleh opini WTP meningkat menjadi 79 K/L (73 K/L di tahun 2016), serta Pemerintah Daerah meningkat menjadi 411 Pemda (374 di tahun 2016).

Peningkatan ini merupakan salah satu indikator adanya upaya sungguh-sungguh dari Pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara sebagai fondasi kuat untuk mewujudkan mencapai Indonesia yang mandiri dan berdaya saing.

Secara khusus Bupati Banyuasin H. Askolani menyatakan ucapan terima kasih atas penghargaan yang telah di berikan oleh Menteri Keuangan tersebut. Dirinya menegaskan bahwa Penghargaan ini merupakan awal yang baik untuk menyonsong visi misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera 2018-2023. Dan kiranya penghargaan ini menjadi motivasi dan energi positif untuk bekerja dan berkarya untuk kemajuan Kabupaten Banyuasin.

“Penghargaan WTP ini merupakan apresiasi langsung dari Ibu Menteri Keuangan. Selain itu Penghargaan ini merupakan bentuk kerja keras yang telah didedikasikan  ASN Banyuasin, yang bekerja keras dan secara konsisten selama tujuh kali berturut-turut bisa mempertahankan WTP, ini awal yang baik untuk Banyuasin “katanya.

Askolani menggambarkan, opini WTP yang telah diraih merupakan perwujudan akuntabilitas kinerja dalam laporan keuangan dan hasil kerja di lapangan berupa terwujudnya pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia berharap agar Kabupaten Banyuasin mampu mempertahankan prestasi yang sudah diraih dan mampu untuk lebih meningkatkan prestasi tersebut. “semoga ini menjadi pemicu kami untuk dapat berbuat lebih baik lagi, sehingga opini WTP ini dapat kita pertahankan terus,” harap suami Hj. Heryati ini

Disampaikan oleh Bupati bahwa Laporan Keuangan Pemda terdiri dari Neraca, LRA, LPSal, LO, LAK, LPR dan CaLK per 31 Desember 2017 dengan Opini hasil pemeriksaan Wajar Tanpa Pengecualian, opini tersebut merupakan opini tertinggi dan telah 7 kali di terima Kabupaten Banyuasin.

“Sejak perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan anggaran,  dikerjakan  secara efektif, efisien dan justice. Anggaran  kita gunakan seperlunya, sewajarnya dan sesuai dengan kualitas yang kita inginkan,” ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini usai menerima Plakat.

Hadir dalam penerimaan Plakat penghargaan ini, Mantan Bupati Banyuasin SA Supriono, Sekda H Firmansyah, Asisten I Senen Har, Ketua DPRD Irian Setiawan, Plt Setwan Konar Zubir, Kepala DPKAD Subagio dan Plt Inspektur Subhan.

(Diskominfo/PKP)